AMUNTAI – Bank Kalsel menggelar Performance Review Meeting (PRM) Triwulan IV Tahun 2025 di Pendopo Bupati Hulu Sungai Utara, Amuntai, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja konsolidasi sekaligus menyelaraskan langkah organisasi menghadapi tantangan dan peluang ke depan.
PRM tersebut dihadiri jajaran Direksi, kepala divisi, serta para kepala cabang Bank Kalsel se-Kalimantan Selatan.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa hingga 31 Desember 2025 Bank Kalsel berhasil mencatatkan kinerja konsolidasi yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
Total aset Bank Kalsel tercatat sebesar Rp28,59 triliun atau tumbuh 7,15 persen secara tahunan (year on year/YoY). Laba bersih mencapai Rp423,10 miliar, meningkat 11,01 persen (YoY), mencerminkan fundamental keuangan yang tetap kuat.
Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp21,77 triliun atau tumbuh 9,69 persen (YoY). Sementara penyaluran kredit dan pembiayaan tercatat Rp14,15 triliun, mengalami kontraksi tipis sebesar 3,29 persen (YoY).
Adapun rasio permodalan Bank Kalsel tetap kokoh dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 32,77 persen. Kualitas aset juga terjaga dengan Non Performing Loan (NPL) Gross 3,54 persen dan NPL Nett 1,11 persen, masih dalam batas aman sesuai ketentuan regulator.
Dalam rangkaian PRM, turut digelar sharing session yang disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian H.K. Ia menekankan pentingnya integritas seluruh insan Bank Kalsel serta komitmen bersama menjaga Bank Kalsel sebagai aset daerah dari berbagai potensi risiko yang dapat merugikan institusi.
Fachrudin menegaskan PRM menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan konsistensi seluruh jajaran Bank Kalsel.
“PRM ini bukan sekadar evaluasi angka, tetapi ruang konsolidasi untuk memastikan Bank Kalsel tetap adaptif, berhati-hati, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. Dengan fondasi yang kuat dan kerja bersama, kami optimistis Bank Kalsel siap melangkah lebih jauh di tahun 2026,” ujarnya.
Melalui forum ini, Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kualitas layanan, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah Kalimantan Selatan.
Adv





