Marabahan — Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Kalsel sebagai langkah percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Marabahan, dan dihadiri langsung oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi bersama jajaran pimpinan Bank Kalsel.
Kerja sama ini dirancang untuk mendukung penguatan sistem pengelolaan keuangan daerah, pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pengembangan layanan publik berbasis digital.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal teknis keuangan, tapi menyangkut strategi besar kita dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Bupati H. Bahrul Ilmi.
Kerja sama antara Pemkab Batola dan Bank Kalsel mencakup sejumlah poin penting, antara lain:
-
Optimalisasi penerimaan daerah melalui sistem perbankan yang terintegrasi.
-
Penerapan transaksi nontunai di lingkungan pemerintah dan masyarakat.
-
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal.
-
Peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat desa hingga perkotaan.
Menurut Bupati, langkah ini juga akan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perbankan dan mempercepat digitalisasi transaksi publik, seperti pembayaran pajak dan retribusi daerah.
“Kami percaya, kemitraan ini akan membawa manfaat jangka panjang, terutama dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.
Pihak Bank Kalsel menyambut baik kerja sama ini dan berkomitmen mendukung Pemkab Barito Kuala dalam menyediakan solusi layanan keuangan digital yang aman, cepat, dan terjangkau. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari visi Bank Kalsel dalam memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Kami siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi teknologi, produk keuangan, maupun edukasi masyarakat. Tujuannya agar manfaat kerja sama ini bisa dirasakan secara luas,” ujar perwakilan manajemen Bank Kalsel.
Melalui kemitraan ini, Pemkab Batola berharap pembangunan ekonomi lokal dapat tumbuh lebih inklusif, khususnya melalui penguatan sektor UMKM dan pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan.
Adv





