Surabaya – Aktivitas di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tak hanya menjadi pusat mobilitas penumpang, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal. Kunjungan Pelindo Regional 3 Subregional Kalimantan bersama Forum Wartawan Pelabuhan (Forwapel) Banjarmasin, Rabu (8/4/2026), menyoroti peran strategis terminal ini dalam menghubungkan sektor transportasi dengan pemberdayaan masyarakat.
Branch Manager Penumpang dan Roro Terminal GSN Tanjung Perak, Adam Novanandra K, mengungkapkan bahwa dalam satu tahun terminal ini melayani sekitar 18 kapal pesiar internasional. Kehadiran kapal-kapal tersebut membuka peluang ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Wisatawan dari Eropa, Amerika, dan Australia yang datang melalui kapal pesiar turut mendorong kunjungan ke destinasi wisata di Surabaya. Ini berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Di area terminal, UMKM lokal diberi ruang untuk menjajakan berbagai suvenir khas Surabaya. Langkah ini dinilai efektif dalam memperluas pasar produk lokal sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada wisatawan mancanegara.
Selain sektor pariwisata, Terminal GSN juga memiliki peran vital dalam konektivitas antarwilayah. Dalam sehari, terminal ini melayani belasan kapal penumpang reguler dengan rute ke berbagai wilayah Indonesia timur, seperti Makassar, Balikpapan, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sementara itu, Deputi Manager Umum, Humas, dan TJSL Pelindo Sub Regional Kalimantan, Suprayogi Sumarkan, menilai pengelolaan Terminal GSN dapat menjadi contoh pengembangan pelabuhan di daerah lain.
“Penguatan layanan dan fasilitas seperti di Tanjung Perak diharapkan dapat diadopsi oleh pelabuhan daerah, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas maritim,” katanya.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa pelabuhan bukan sekadar titik transit, tetapi juga simpul penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional melalui integrasi layanan transportasi dan pemberdayaan masyarakat.
ang
