Bank Kalsel Operasikan 702 Agen ADINK di Kalsel

Banjarmasin, 27 November 2025 — Bank Kalsel kembali memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan 702 Agen Laku Pandai (ADINK) hingga 21 November 2025. Agen tersebut tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan sebagai komitmen bank daerah ini dalam mendekatkan layanan perbankan hingga ke pelosok.

Agen Laku Pandai atau ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) berfungsi sebagai perpanjangan tangan Bank Kalsel dalam menyediakan layanan dasar perbankan. Melalui agen ini, masyarakat dapat membuka rekening, menabung, melakukan setor dan tarik tunai, pembayaran, serta transaksi perbankan sederhana tanpa harus datang ke kantor cabang.

Direktur Bisnis Bank Kalsel, Ahmad Fauzi Noor, menyatakan bahwa program Laku Pandai merupakan instrumen penting dalam mendorong pemerataan akses keuangan di Kalsel.

“Pencapaian 702 agen aktif adalah wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank. Semakin banyak agen aktif, semakin besar peluang masyarakat mendapatkan layanan keuangan yang cepat, mudah, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Fauzi menjelaskan bahwa perluasan jaringan agen merupakan bagian dari strategi besar Bank Kalsel dalam meningkatkan inklusi keuangan agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan formal sesuai kebutuhan.

Manfaat keberadaan ADINK antara lain:

  • Memperluas akses layanan keuangan formal melalui konsep branchless banking sehingga masyarakat terhindar dari layanan ilegal.

  • Menghemat waktu dan biaya transaksi karena layanan tersedia dekat permukiman.

  • Membantu masyarakat tanpa rekening untuk mulai menabung dan mengenal perbankan.

  • Mendukung Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

  • Memudahkan transaksi dasar seperti pembukaan rekening, setor tunai, tarik tunai, pembayaran, dan pembelian.

  • Meningkatkan kemandirian finansial masyarakat desa/kelurahan.

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal karena agen umumnya pelaku UMKM yang memperoleh pendapatan tambahan.

“Semua ini berdampak positif pada peningkatan taraf hidup, aktivitas ekonomi lokal, dan kemandirian finansial masyarakat,” tambah Fauzi.

Bank Kalsel menegaskan bahwa capaian 702 agen aktif bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperluas layanan keuangan di seluruh Kalimantan Selatan.

“Bank Kalsel akan terus memperluas jaringan agen, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami manfaat layanan keuangan formal. Kami berharap langkah ini mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan meningkatkan produktivitas daerah,” kata Fauzi.

Dengan semangat Setia Melayani, Melaju Bersama, Bank Kalsel berkomitmen menjadi garda terdepan dalam penguatan inklusi keuangan dan mendekatkan layanan perbankan bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.

Adv

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *