BANJARMASIN – Memperingati Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) meluncurkan kampanye kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat bertajuk AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi dengan tagline “Sehat Diri, Bumi Lestari: Dari Pesisir ke Pegunungan.”
Program tersebut mengajak masyarakat berolahraga sekaligus berkontribusi dalam pemulihan ekosistem hutan di kawasan Pegunungan Meratus. Setiap jarak yang ditempuh peserta akan dikonversikan menjadi bibit pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri), salah satu vegetasi khas Borneo yang dikenal sebagai kayu besi.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, program ini merupakan kelanjutan dari AKSEL Virtual Run 2024 yang berhasil mengonversikan kegiatan olahraga peserta menjadi 7.400 bibit mangrove untuk ditanam di kawasan pesisir Banua.
“Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Kalsel mengalihkan fokus restorasi ekosistem darat menuju dataran tinggi, tepatnya di kawasan hutan kaki Pegunungan Meratus, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Mandiangin,” ujar Fachrudin.
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, AKSEL Virtual Run 2026 mengusung mekanisme konversi kolektif. Seluruh jarak lari peserta akan diakumulasikan dan kemudian dikonversikan menjadi bibit Ulin.
Program tersebut menargetkan 1.000 peserta dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Kalimantan Selatan. Setiap peserta ditantang menempuh jarak 7,6 kilometer yang dapat dilakukan sekaligus maupun dicicil selama periode kegiatan.
Setiap akumulasi jarak 10 kilometer akan dikonversikan menjadi satu bibit Ulin. Dengan target jarak kolektif mencapai 7.600 kilometer, program ini ditargetkan menghasilkan 760 bibit Ulin, yang sekaligus merepresentasikan angka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Pemilihan Ulin sebagai pohon yang menjadi fokus reforestasi memiliki alasan ekologis sekaligus filosofis. Pohon Ulin dikenal memiliki daya tahan tinggi dan dapat hidup hingga ratusan tahun.
Karakter tersebut dinilai merepresentasikan nilai ketahanan, pertumbuhan, serta manfaat berkelanjutan yang ingin dibangun Bank Kalsel melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Penanaman Ulin juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keberadaan populasi pohon tersebut yang menghadapi tekanan di habitat alaminya.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel menilai upaya menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
Program tersebut sekaligus memperkuat komitmen Bank Kalsel terhadap penerapan prinsip green banking dan sejalan dengan semangat Taksonomi Hijau Indonesia yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kampanye AKSEL Virtual Run 2026 dilaksanakan melalui empat tahapan. Kick-off digelar pada 14 Agustus 2026 bertepatan dengan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan lari bersama tersebut diikuti 100 peserta yang terdiri dari 50 pegawai Bank Kalsel dan 50 perwakilan komunitas lari lokal, yakni SB Runners, GubernuRun, RIOT, dan Run From Reality. Start dan finis dipusatkan di AKSEL Cafe Banjarmasin.
Selanjutnya, periode virtual run berlangsung pada 14 Agustus hingga 12 September 2026. Pendaftaran masyarakat dilakukan secara digital melalui fitur AKSEL Fun pada aplikasi Mobile Banking AKSEL by Bank Kalsel dengan biaya pendaftaran simbolis Rp76.
Sebanyak 100 pelari tercepat yang mengunggah hasil lari sejauh 7,6 kilometer berhak memperoleh jersey eksklusif bermotif kayu Ulin dan PR Package Planting Kit.
Sebagai bentuk apresiasi, Bank Kalsel juga menyiapkan undian doorprize berupa perlengkapan lari dengan total nilai Rp30 juta serta 100 paket PR Package Planting Kit. Pengundian akan dilakukan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Bank Kalsel pada akhir September 2026.
Puncak kegiatan akan ditandai dengan penanaman 760 bibit Ulin di Tahura Sultan Adam, Mandiangin. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan UPTD Tahura Sultan Adam dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
Waktu penanaman akan disesuaikan dengan kondisi musim dan hasil konsultasi teknis bersama UPTD Tahura Sultan Adam. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tingkat keberhasilan tumbuh bibit Ulin dapat berlangsung optimal di habitat aslinya.
Masyarakat yang ingin mengikuti AKSEL Virtual Run 2026 harus memiliki rekening tabungan Bank Kalsel, baik Simpeda, Banua maupun Tabungan Syariah Al Barakah, serta telah mengaktifkan Mobile Banking AKSEL by Bank Kalsel.
Pendaftaran dilakukan melalui menu AKSEL Fun dengan memilih penyedia jasa “AKSEL Virtual Run 2026: Reforestasi” dan menyelesaikan proses verifikasi.
Setelah menerima e-tiket melalui email, peserta dapat mengaktifkan akun pada portal virtual run untuk mengunggah bukti aktivitas lari dari aplikasi seperti Strava, Nike Run Club, atau Relive.
Progress akumulasi jarak lari dan jumlah bibit yang berhasil dikonversikan juga dapat dipantau secara real-time melalui dashboard yang disediakan.
Fachrudin mengatakan, penanaman pohon sengaja ditempatkan sebagai tahap akhir agar seluruh rangkaian kegiatan memiliki makna yang kuat bagi peserta dan masyarakat.
“Aksi penanaman pohon ini sengaja kami posisikan di akhir periode sebagai grand finale. Dengan demikian, 760 bibit Ulin yang tertanam di Pegunungan Meratus benar-benar menjadi monumen dan simbol dari akumulasi keringat, perjuangan, serta gotong royong seluruh masyarakat Kalsel yang berlari bersama Bank Kalsel,” pungkas Fachrudin. Adv
