AMUNTAI — Bank Kalsel bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan Jalan Sehat #ASNbanggapakaiQRIS sebagai upaya mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran, khususnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).
Kegiatan yang berlangsung di Amuntai, Jumat (9/1/2026), ini dihadiri Bupati Hulu Sungai Utara H. Sahrujani, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Sekretaris Daerah Kabupaten HSU, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, serta jajaran direksi dan pimpinan Bank Kalsel. Ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel mendorong pemanfaatan transaksi digital QRIS yang terintegrasi dengan aplikasi AKSEL by Bank Kalsel sebagai sarana pembayaran non-tunai yang aman dan mudah digunakan. Sejumlah layanan dan aktivasi digital turut diperkenalkan kepada peserta, termasuk promo transaksi QRIS pada pelaku UMKM serta aktivasi layanan perbankan digital.
Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran daerah, dengan ASN sebagai penggerak utama dalam penerapan transaksi non-tunai.
“Pemanfaatan transaksi digital menjadi kebutuhan di era saat ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap ASN dapat menjadi pelopor penggunaan QRIS Bank Kalsel yang terintegrasi dengan AKSEL, sehingga ekosistem pembayaran digital di daerah dapat tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Fachrudin.
Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Utara H. Sahrujani mengapresiasi inisiatif Bank Kalsel yang dinilainya tidak hanya berorientasi pada layanan perbankan, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi ASN dan masyarakat.
“Jalan sehat ini bukan hanya mempererat kebersamaan ASN, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif untuk mendorong penggunaan transaksi digital melalui QRIS. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital dan tata kelola keuangan yang lebih modern, efisien, dan transparan,” kata Sahrujani.
Bank Kalsel berharap, melalui kegiatan tersebut, pemanfaatan QRIS di lingkungan ASN Kabupaten Hulu Sungai Utara terus meningkat sekaligus memperluas ekosistem transaksi non-tunai di Kalimantan Selatan.
Adv





