Jakarta – Bank Kalsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan daerah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan gazebo di Anjungan Kalimantan Selatan yang terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Apa yang dilakukan?
Bank Kalsel membangun sebuah gazebo di area Anjungan Kalsel di TMII sebagai sarana pendukung promosi potensi pariwisata dan kebudayaan Kalimantan Selatan. Gazebo ini diharapkan menjadi ruang interaktif dan representatif bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan alam dan budaya Banua.
Siapa yang terlibat?
Penyerahan dukungan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Utama Bank Kalsel kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, disaksikan oleh Wakil Gubernur Terpilih Hasnuryadi Sulaiman, Plh. Sekretaris Daerah Kalsel Muhammad Syarifuddin, serta Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Roy Rizali Anwar.
Penyerahan simbolis berlangsung di Anjungan Kalimantan Selatan, TMII, Jakarta, yang selama ini menjadi etalase representatif bagi promosi budaya dan pembangunan daerah Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
Kapan kegiatan ini dilaksanakan?
Penyerahan simbolis dilaksanakan pada hari yang belum disebutkan secara spesifik dalam data, namun merupakan bagian dari program strategis yang berlangsung di pertengahan tahun 2025.
Mengapa ini penting?
Pembangunan gazebo ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi promosi potensi daerah, sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan. TMII sebagai pusat miniatur Indonesia menjadi titik strategis dalam memperkenalkan daya tarik wisata, budaya, dan pembangunan daerah kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.
Bagaimana kontribusi Bank Kalsel diwujudkan?
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel tidak hanya berperan dalam sektor perbankan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan fisik dan nonfisik yang berkaitan langsung dengan promosi daerah. Pembangunan gazebo ini merupakan bentuk nyata sinergi antara sektor keuangan daerah dan pemerintah provinsi.




