Anniversary 1 Dekade Borneo Rider Brotherhood di Namira Paradise Garden

Banjarmasin – Komunitas motor gede Borneo Rider Brotherhood (BRB) merayakan hari jadinya yang ke-10 dengan penuh semangat kebersamaan. Perayaan satu dekade ini menjadi momen istimewa untuk mempererat silaturahmi antar pecinta motor gede di Kalimantan Selatan.

Ketua BRB, H. Zein Arifin, menyampaikan rasa syukur atas semakin solidnya komunitas ini. Ia menegaskan bahwa tujuan utama BRB sejak awal adalah mempertemukan dan menyatukan seluruh klub motor yang ada di Kalsel melalui semangat persaudaraan. “Kami ingin komunitas ini menjadi wadah silaturahmi, bukan sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Perayaan istimewa ini digelar bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, di Namira Paradise Garden, Banjarmasin. Rangkaian acara dimulai pukul 13.00 WITA dengan Rolling City, yang diikuti ratusan motor gede dari berbagai klub. Sore harinya, suasana semakin meriah dengan lomba rakyat khas 17-an, mulai dari tarik tambang, balap karung, hingga panjat pinang. Hadiah-hadiah menarik pun dibagikan untuk para pemenang.

Malam puncak diisi dengan ceremony Anniversary 1 Dekade, penyerahan bantuan dalam rangka bakti sosial, serta hiburan dari live music. Tak ketinggalan atraksi unik riders independen cosplay yang menambah warna dalam perayaan.

Salah satu momen bersejarah adalah penyematan rompi BRB untuk tiga anggota kehormatan, yaitu Ketua IMI Kalsel H. Edy Sudarmadi, Kapolres Banjarmasin, dan Kapolres Banjar. Prosesi ini menandai eratnya hubungan BRB dengan berbagai pihak yang selama ini mendukung kegiatan komunitas.

Dalam sambutannya, Ketua IMI Kalsel H. Edy Sudarmadi menekankan pentingnya regulasi akses keluar-masuk antarnegara di perbatasan Entikong (Indonesia) – Tebedu (Malaysia), yang tengah dibahas bersama pemerintah pusat. Regulasi ini diharapkan membuka peluang lebih luas dalam perdagangan, pariwisata, dan aktivitas lintas batas sehingga perekonomian di lima provinsi se-Kalimantan dapat tumbuh lebih merata.

Selain itu, sebagai seorang penggemar motor gede, ia juga menghimbau para rider untuk memperluas jangkauan silaturahmi melalui touring lintas negara. “Kalau regulasi perbatasan sudah semakin mudah, bukan tidak mungkin kita bisa touring hingga ke Malaysia dan Brunei. Bukan hanya soal hobi, tapi juga untuk mempererat persaudaraan antarbangsa,” tambahnya.

Didirikan pada tahun 2015, BRB kini menjelma menjadi komunitas motor besar yang aktif, tidak hanya menyalurkan hobi anggotanya, tetapi juga berperan dalam promosi wisata daerah. Dengan soliditas dan inovasi kegiatan, BRB terus berkembang sebagai salah satu komunitas otomotif yang diperhitungkan di Kalimantan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *