BANJARMASIN — Keberadaan perguruan tinggi di Kalimantan Selatan terus berkembang dan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Dari perguruan tinggi negeri hingga swasta, institusi pendidikan tinggi di provinsi ini menjadi penopang utama akses pendidikan bagi masyarakat Banua.
Sebagai perguruan tinggi negeri terbesar, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjadi pusat pendidikan dan riset utama di Kalimantan Selatan. Dengan kampus yang tersebar di Banjarmasin dan Banjarbaru, ULM memiliki fakultas lengkap, mulai dari kedokteran, hukum, teknik, pertanian, ekonomi, hingga keguruan dan ilmu pendidikan.
Di sektor pendidikan vokasi, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) berperan mencetak tenaga terampil yang siap memasuki dunia kerja. Sementara itu, Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin fokus pada pengembangan tenaga kesehatan, seperti perawat, bidan, dan tenaga gizi.
Perguruan tinggi swasta juga memberikan kontribusi signifikan. Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dan Universitas Achmad Yani Banjarmasin menjadi pilihan ribuan mahasiswa setiap tahunnya. Institusi ini menawarkan beragam program studi yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Di Kota Banjarbaru, Universitas Sari Mulia (UNISM) dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di bidang kesehatan. Kehadiran kampus-kampus di Banjarbaru sejalan dengan peran kota ini sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan.
Selain di kawasan perkotaan, sejumlah perguruan tinggi juga tumbuh di wilayah kabupaten. Sekolah tinggi di bidang ekonomi, pertanian, hukum, dan keagamaan hadir di Hulu Sungai, Tapin, hingga Balangan. Keberadaan kampus-kampus ini memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di daerah.
Perkembangan perguruan tinggi di Kalimantan Selatan tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, penguatan riset daerah, serta peningkatan kualitas layanan publik. Ke depan, tantangan yang dihadapi adalah menjaga mutu pendidikan, relevansi kurikulum, dan daya saing lulusan di tingkat nasional.
putri





