BANJARMASIN – Film horor Pirunduk yang mengangkat legenda dan kearifan lokal Kalimantan menggelar pemutaran perdana atau gala premiere di XXI Duta Mall Banjarmasin, Minggu (18/10/2026) malam. Selain memperkenalkan karya sinema berlatar budaya Banjar, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran donasi awal sebesar Rp200 juta untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Film produksi Pichouse Films, Pentana Production Studio, dan Bimasakti Pictures Production tersebut disutradarai Billy Christian. Karya ini mengangkat kisah mistis yang berakar pada cerita rakyat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan melibatkan mayoritas pemain lokal dalam proses produksinya.
Produser film Pirunduk, Budi Ismanto, mengatakan bahwa penyelenggaraan gala premiere di Kalimantan memiliki makna tersendiri bagi seluruh tim produksi. Menurutnya, film ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan cerita lokal kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi sarana untuk menunjukkan kepedulian terhadap daerah yang menjadi sumber inspirasi cerita.
“Film Pirunduk bukan hanya film tentang Kalimantan, tetapi juga gerakan dari Kalimantan, untuk Kalimantan. Hampir 95 persen pemainnya adalah asli orang Banjar dan lokasi syuting semuanya di tanah Banjar,” ujarnya.
Mengangkat Kisah Mistis dan Tradisi Lokal
Pirunduk menceritakan kehidupan Siti, yang diperankan Aulia Sarah, seorang perempuan yang menikah dengan saudagar kaya bernama Badarudin, diperankan Bucek Depp, demi melunasi utang ayahnya. Namun, pernikahan tersebut justru membawanya ke dalam rumah tangga yang sarat kekerasan.
Dalam situasi yang semakin sulit, Siti berusaha mengubah nasibnya dengan mempelajari ilmu hitam Pirunduk untuk menundukkan suaminya. Keputusan tersebut kemudian memicu serangkaian ancaman mistis yang tidak hanya membahayakan dirinya dan Badarudin, tetapi juga penduduk desa.
Melalui cerita tersebut, Billy Christian berupaya membawa unsur folklor Kalimantan ke layar lebar sekaligus memperkenalkan kekayaan mitos Nusantara kepada penonton Indonesia.
Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai Kamis, 22 Oktober 2026.
Galang Dana untuk Korban Karhutla
Tidak hanya berfokus pada peluncuran film, kegiatan gala premiere Pirunduk juga menjadi momentum untuk menggalang kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak karhutla.
Sutradara Billy Christian menyampaikan bahwa MD Entertainment Foundation bekerja sama dengan tim film Pirunduk menginisiasi pengumpulan dana melalui platform KitaBisa.
Sebagai bentuk dukungan awal, Pentana Studio menyumbangkan dana sebesar Rp200 juta. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Mahran Haydar selaku perwakilan MD Entertainment Foundation.
Billy berharap bantuan tersebut dapat berkontribusi terhadap upaya pemulihan kondisi masyarakat Kalimantan. Ia juga berharap film Pirunduk dapat menginspirasi sineas lain untuk mengangkat kisah dan budaya lokal sebagai tema karya mereka.
“Kami jajaran kreator dan produser berharap agar situasi di Kalimantan segera membaik. Dan semoga film ini bisa menjadi pemicu buat teman-teman lain untuk mengangkat tema-tema lokal. Saya yakin Indonesia itu punya banyak sekali mitos-mitos dan legenda, dan kami memulainya lewat tanah Kalimantan ini lewat film Pirunduk,” ungkapnya.
Menurut Billy, cerita rakyat dari berbagai daerah di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi karya perfilman yang menarik sekaligus memperkenalkan identitas budaya kepada generasi berikutnya.
Dihadiri Pemain Lokal dan Artis Ibu Kota
Gala premiere Pirunduk turut dihadiri para pemain lokal yang terlibat dalam produksi film tersebut. Mereka antara lain Acil Imas, Bastari Bayu, Budi Rab, Muhammad Kholilul Rahman, Ipul Hari, Leny Murdalisa, Ariel Lawang, Wahyu Sesaji, Acil Ipit, Isti Nuzula, Udin Modal, Fadil Abdan, Aisyila, Edi Sutardi, dan Ustaz Zainal.
Hadir pula Fauzan Aditia, Toha Mukhtar, Yadi Muryadi, Trisia Chandra, Fauzian Anshari, Guru Ibir, Ayu Putri, Ariska Kusuma, Hj. Elly Rahmi, Iwan Lawang, Ananda Perdana Anwar, serta Hj. Merry.
Sejumlah artis dari Jakarta juga meramaikan acara tersebut, di antaranya Aulia Sarah, Bucek Depp, Yoriko Angeline, Boy Idrus, dan Alam Jaya. Kehadiran mereka turut memberikan dukungan terhadap peluncuran film sekaligus menyampaikan solidaritas bagi masyarakat Kalimantan yang terdampak bencana karhutla.
Melalui perpaduan cerita horor, legenda daerah, dan aksi sosial, Pirunduk diharapkan tidak hanya memberikan hiburan kepada penonton, tetapi juga memperluas perhatian terhadap kekayaan budaya Kalimantan dan kondisi masyarakatnya.
Film Pirunduk akan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 22 Oktober 2026.
