Media Banjarmasin
Home Berita Imunisasi Lengkap Sampai Usia Dua Tahun, Investasi Sehat untuk Anak

Imunisasi Lengkap Sampai Usia Dua Tahun, Investasi Sehat untuk Anak

Imunisasi Lengkap Sampai Usia Dua Tahun Investasi Sehat untuk Anak

“Imunisasi Lengkap Sampai Usia Dua Tahun, Investasi Sehat untuk Anak”
Investasi Terbaik untuk Kesehatan: Mencegah Penyebaran Penyakit dengan Imunisasi Lengkap

Di tulis oleh : M Nicko Farizki

Wartawan Muda – Media Online mediabanjarmasin.com 

Imunisasi merupakan langkah pencegahan yang sangat penting untuk menjaga kesehatan anak dan mencegah penyebaran penyakit menular yang berbahaya. Namun, data dari WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2021, lebih dari 25 juta anak di seluruh dunia belum mendapatkan imunisasi lengkap, yang merupakan peningkatan sebesar 5,9 juta dari tahun 2019. Di Indonesia sendiri, sejak tahun 2017 hingga 2021, terdapat 1,525,936 anak yang belum menerima imunisasi lengkap.

Pekan Imunisasi Dunia (World Immunization Week) adalah sebuah acara tahunan yang digelar oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada minggu terakhir bulan April. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan mempromosikan program imunisasi di seluruh dunia. Pada tahun 2023, tema Pekan Imunisasi Dunia adalah “Ayo Lindungi Diri, Keluarga, dan Masyarakat Dengan Imunisasi Lengkap”. Tema ini mengajak seluruh masyarakat untuk memastikan bahwa mereka dan orang-orang terdekatnya telah menerima imunisasi lengkap untuk melindungi diri, keluarga, dan masyarakat dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Imunisasi lengkap sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat membahayakan nyawa. Menurut WHO, setiap tahunnya sekitar 2 hingga 3 juta kematian bayi dapat dicegah dengan imunisasi. Namun, masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya imunisasi lengkap dan seringkali mengabaikan program imunisasi yang tersedia.

Jadwal imunisasi rutin merupakan rangkaian pemberian vaksin yang disarankan untuk diberikan pada anak-anak dari usia bayi hingga remaja. Imunisasi rutin bertujuan untuk melindungi anak dari penyakit menular yang dapat berdampak buruk pada kesehatan dan menyebabkan komplikasi yang serius. Beberapa jenis vaksin yang termasuk dalam jadwal imunisasi rutin antara lain vaksin polio, DPT (difteri, pertusis, tetanus), MMR (campak, rubela, dan gondong), Hepatitis B, dan HPV (human papillomavirus). Jadwal imunisasi rutin ini biasanya dimulai sejak bayi lahir hingga usia remaja, dengan rentang waktu pemberian vaksin yang berbeda-beda tergantung jenis vaksin dan usia anak. Pemberian vaksin secara rutin ini sangat penting untuk membantu melindungi anak dari berbagai penyakit menular yang dapat mengancam kesehatannya.

Imunisasi Lengkap Sampai Usia Dua Tahun

Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, imunisasi lengkap pada usia 2 tahun sangat penting untuk melindungi bayi dan anak-anak dari penyakit yang serius dan bahkan bisa mengancam nyawa. Imunisasi yang harus diterima oleh bayi pada usia ini termasuk imunisasi hepatitis B, BCG, DPT-HB-Hib, polio, dan campak. Imunisasi ini dapat membantu mencegah penyakit yang dapat menyebabkan cacat permanen, kerusakan organ, atau bahkan kematian pada bayi dan anak-anak.

Kejar Imunisasi Bagi Anak Prasekolah

Anak-anak usia prasekolah juga membutuhkan imunisasi lengkap untuk melindungi diri dari penyakit yang dapat dicegah. Imunisasi yang harus diterima pada usia ini termasuk imunisasi DT, Td, polio, dan campak-rubella. Kementerian Kesehatan Indonesia mengajak seluruh orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mereka telah menerima imunisasi lengkap untuk melindungi diri dan mencegah penyebaran penyakit.

Cegah KLB (Kejadian Luar Biasa Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi) Dengan Imunisasi Rutin Lengkap

KLB atau Kejadian Luar Biasa Penyakit adalah suatu kejadian di mana terjadi peningkatan jumlah kasus penyakit yang biasanya dapat dicegah dengan imunisasi dalam suatu wilayah atau populasi. KLB ini dapat terjadi jika banyak masyarakat tidak menerima imunisasi lengkap atau jika imunisasi yang diterima tidak efektif. Oleh karena itu, imunisasi rutin lengkap sangat penting untuk mencegah terjadinya KLB. Imunisasi rutin lengkap juga dapat membantu mencegah penyebaran penyakit dari orang yang terinfeksi kepada orang lain di sekitarnya.

Imunisasi dengan Suntikan Ganda, Aman, dan Bermanfaat

Saat ini, tersedia beberapa jenis imunisasi yang dapat diberikan dengan suntikan ganda, yaitu imunisasi yang mengandung lebih dari satu vaksin dalam satu suntikan. Imunisasi dengan suntikan ganda ini dapat mempercepat pemberian imunisasi lengkap dan mengurangi jumlah suntikan yang harus diterima oleh seseorang. Selain itu, imunisasi dengan suntikan ganda juga aman dan bermanfaat untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat dicegah.

Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk mengikuti program imunisasi lengkap yang disediakan oleh pemerintah dan lembaga kesehatan. Imunisasi bukan hanya untuk melindungi individu, tetapi juga untuk melindungi masyarakat secara keseluruhan dengan mencegah penyebaran penyakit. Seperti yang diungkapkan oleh Prof. dr. Tri Hanggono Achmad, Sp.A(K), PhD, selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Imunologi dan Molekuler Kedokteran (PPIMK) FKUI, “Dalam program imunisasi, ada konsep yang disebut herd immunity atau kekebalan kelompok, dimana masyarakat yang sudah diimunisasi dapat membantu melindungi mereka yang belum diimunisasi atau yang tidak dapat diimunisasi karena berbagai alasan seperti alergi atau penyakit yang sedang diderita.”

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang imunisasi dari sumber yang terpercaya. Dalam hal ini, pemerintah dan lembaga kesehatan dapat berperan penting dalam memberikan edukasi tentang imunisasi dan mempromosikan program imunisasi. Orang tua juga harus berperan aktif dalam memastikan bahwa anak-anak mereka menerima imunisasi lengkap pada jadwal yang telah ditentukan.

Dalam rangka memperingati Pekan Imunisasi Dunia tahun 2023 dengan tema “Ayo Lindungi Diri, Keluarga, dan Masyarakat Dengan Imunisasi Lengkap”, mari kita semua bersama-sama meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam program imunisasi. Imunisasi bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk melindungi orang-orang terdekat kita dan masyarakat secara keseluruhan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Sebagai ungkapan dari pentingnya imunisasi, kita bisa merujuk kutipan dari Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang mengatakan, “Imunisasi Imunisasi adalah investasi Terbaik untuk Kesehatan yang dapat dilakukan untuk kesehatan masyarakat dan merupakan jalan tercepat menuju dunia yang lebih sehat, lebih adil, dan lebih aman untuk semua orang.”

Comment
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ad