BATULICIN – Bank Kalsel di daerah didorong untuk terus aktif mendukung pergerakan ekonomi, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dorongan tersebut disampaikan Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan saat memonitoring kinerja Bank Kalsel Cabang Batulicin dan Tanah Laut.
Komisi II menegaskan pentingnya sinergi antara manajemen pusat dan cabang Bank Kalsel di daerah guna meningkatkan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Suripno Sumas, mengapresiasi kinerja Bank Kalsel Cabang Tanah Laut dan Tanah Bumbu yang dinilai mampu mencatatkan laba, aset, serta kontribusi positif bagi PAD Provinsi Kalimantan Selatan. Namun demikian, ia menekankan perlunya peningkatan kualitas layanan, penguatan pembiayaan UMKM, serta optimalisasi sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Masukan dari cabang Tanah Bumbu dan Tanah Laut akan menjadi pekerjaan rumah kami untuk dibahas dalam rapat dengar pendapat dengan Bank Kalsel pusat. Harapannya, aspirasi daerah dapat disinergikan sehingga pada 2026 Bank Kalsel bersama cabang-cabangnya mampu memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Banua,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Kalsel Batulicin, Samsir Hasyim, menegaskan komitmen Bank Kalsel sebagai Bank Urang Banua yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM.
“Masukan dari Komisi II DPRD Kalsel menjadi pemacu bagi kami untuk melakukan perbaikan ke depan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM. Kami siap untuk itu,” katanya.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Bank Kalsel Cabang Batulicin dan Tanah Laut memaparkan kinerja selama tahun 2025. Kunjungan ini akan menjadi agenda rutin sebagai upaya peningkatan kinerja Bank Kalsel di masa mendatang.
Adv
