BANJARMASIN – Sejak didirikan pada 25 Maret 1964, Bank Kalsel telah menapaki perjalanan panjang sebagai lembaga keuangan milik daerah yang terus tumbuh dan bertransformasi seiring perkembangan zaman. Dari Dekade Perintis hingga kini memasuki Dekade Digitalisasi, Bank Kalsel tak hanya hadir sebagai penyedia layanan keuangan, tetapi juga menjadi pilar inklusi keuangan dan penggerak ekonomi daerah.
Transformasi digital Bank Kalsel semakin nyata dengan hadirnya inovasi seperti AKSEL by Bank Kalsel, aplikasi mobile banking yang mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, serta ADINK (Agen Digital Inklusi Keuangan) yang menjangkau pelosok desa dan kawasan terpencil untuk memastikan setiap warga Banua memiliki akses ke layanan keuangan yang aman dan terpercaya.
“Kami hadir untuk semua lapisan masyarakat. Inovasi digital kami dirancang untuk menjawab tantangan zaman dan memperluas inklusi keuangan hingga ke titik terjauh Kalimantan Selatan,” ujar Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Bank Kalsel. Dengan strategi bisnis yang matang dan struktur permodalan yang semakin kokoh, Bank Kalsel siap melangkah lebih agresif dan progresif untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan pendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Fokus utama Bank Kalsel tahun ini adalah: Pemberdayaan UMKM melalui pembiayaan yang terjangkau dan pendampingan usaha, Perluasan layanan inklusi keuangan digital ke seluruh penjuru Kalimantan Selatan, Penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku pembangunan.
Sebagai bank daerah kebanggaan masyarakat Kalsel, Bank Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat, menghadirkan layanan yang relevan, dan mendorong pembangunan ekonomi yang merata.
“Kami bukan sekadar bank, kami adalah mitra pembangunan. Bersama masyarakat dan pemerintah daerah, kita melangkah menuju Banua yang lebih sejahtera dan maju,” tegas Fachrudin.
Dengan semangat “Bersama, Menuju Masa Depan Lebih Maju,” Bank Kalsel menatap 2025 dengan penuh optimisme—membawa warisan sejarah panjang ke dalam era digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Adv





