Home Hiburan Hari Ketiga, Santri Mendunia Sukses Adakan Konsorsium Internasional

Hari Ketiga, Santri Mendunia Sukses Adakan Konsorsium Internasional

8 min read
0
0
65

Mesir – Santri mendunia telah menyelesaikan hari terakhir acara Konsorsium Internasional dengan tema “inovasi Santri beirndustri dan berkreasi di Era 4.0 untuk indonesia maju di mesir secara virtual. Acara di hari ketiga ini dihadiri oleh Bapak Irman Adi Purwanto Moefti selaku Atase Perdagangan KBRI Mesir,

Chairul Anam, S.E., M.E., P.hD (Cand) selaku koordinator PPI Dunia 2020-2021, Hamzah Assuudy Lubis selaku Koordinator PPID Kawasan Timur Tengan Afrika, Prof. Dr. Alaidin Koto selaku ketua ICMI Riau dan Ketua Perti (persatuan tarbiyah islamiyah) Riau) , Emmy Karisma Dewi, S,Ikom., M.M. Selaku mentor Santri mendunia , dan Dede muflih selaku perwakilan tuan rumah konsorsium internasional

pada kesempataan kali ini bapak atase perdagangan KBRI Mesir menyampaikan sambutan santri berindustri dan berinovasi di era 4.0 untuk Indonesia maju. Santri harus cepat beradaptasi, keberadaan santri dapat mengubah bisnis model dan cepat mengubah produk sesuai tren pasar. Santri harus membangu prinsip-prinsip ketahanan diri dengan segera menerapkan AADC (Accept, Adopt, Digital dan Colaboration). Accept yaitu menerima keadaan yang saat ini terjadi dan untuk kita hadapi bersama-sama, Adopt yaitu cepat beradaptasi dengan kondisi saat ini,

kemudian digita adalah suatu keniscayaan dalam efekttivitas belajar, bekerja dan berusaha dan yang terakhir santri diharapkan membangun Creative Colaboration bersama dengan warga, mesyarakat saling bekerja sama, bergotong royong, membangun secara bersama-sama untuk menghsilkan sebuah prouk local, kreatifitas khasanah budaya dengan ikut serta berkontribusi dalam program “Bangga akan buatan Indonesia”

Setelah itu , Keynote Speaker I Chairul Anam, S.E., M.E., P.hD (Cand) Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan materi Peran Santri dan Pelajar Indonesia di Luar Negri untuk Berkontribusi nyata kepada Masyarakat dan banga Indonesia.

Beliau mengutip perkataan KH. Abdurrahman wahid “kebaikan seorang santri tidak dilihat ketika dia berada di pondok melainkan setelah dia menjadi alumni. Kamu tinggal buktikan hari ini, bahwa kamu adalah santri yang baik”

Hadratussyaikh KH.M.Hasyim Asy’ari “ gunakan masa mudamu untuk memperoleh ilmu, jangan mau terpedaya pada rayuan menunda-nundadan berangan-angan panjang, sebab setiap detik umur yang terlewatkan dari umur tidak akan tergantikan”

Disusul oleh Keynote Speaker II Hamzah Assuudy Lubis (Koordinator PPID Kawasan Timur Tengan Afrika)
Pada acara ini beliau memaparkan “Peran santri untuk Kemajuan dan Kemandirian bangsa” Beliau menyampaikan Panca Jiwa Pondok yaitu Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan Kebebas. Yang mana panca jiwa pondok ini harus ada pada jiwa santri dalam keseharian santri. Motto Pondok yaitu berbudi tinggi, berbadan sehat berpengetahuan luas dan berfikir bebas.

Quotes untuk kita semua “jangan hanya menjadi penonton, jadilan suri tauladan baik bagi masyarakat dan sudah menjadi misi seorang santri untuk menebarkan warna dan nilai kebaikan bagi dunia”.

Setelah itu pemateri 1 Prof. Dr. Alaidin Koto (ketua ICMI Riau dan Ketua Perti(persatuan tarbiyah islamiyah) Riau) Pada acara ini belaiu menyampaikan tentang “santri”

Beliau setuju dengan perkataan KH. Abdurrahman wahid “kebaikan seorang santri tidak dilihat ketika dia berada di pondok melainkan setelah dia menjadi alumni. Kamu tinggal buktikan hari ini, bahwa kamu adalah santri yang baik”

karena sudah di sampaikan oleh keynote speaker, jadi beliau tidak membicarakan yang bersifat kognitif akan tetapi pada kesempatan ini belaiu menceritakan pengalaman beliau ketika di Nihon Nniversity – Tokyo, juni 2019. Diskusi tersebut menjuru berbagai bidang akan tetapi di akhir mereka menjuru tentang islam dan Indonesia.

Mahasiswa tersebut tidak beragama akan tetapi memiliki akhlak yang baik. “Rupanya Mereka melihat islam bukan bentuk ajarannya akan tetapi mereka melihat islam dalam bentuk apa yang di amalkan oleh orang islam” dan beliaupun menjelaskan edukasi tentang islam.

Mereka menyatakan dan bertanya bahwa di Indonesia banyak orang islam, banyak sekolah-sekolah agama mulai dari paud sampai universitas, dan bertanya kenapa Indonesia tidak lebih bagus dari Tokyo ?”
Mereka mengamati ,membaca, dan menonton berita bahwa islam selalu demo, radikalismisme, teroris, anarkis, perpecahan dan korupsi dimana-mana. Setelah berbincamg-bincang beliau pun bertanya balik “kenapa orang-orang Tokyo selalu tertib dan mengikuti aturan-aturan oleh pemerintah?”
Mereka menjawab “karena kami punya peraturan dan regulasi, karena dibuat oleh pemerintah kami, dan karena layak di percaya”

Dari kisah diatas dapat disimpulkan bahwa santri harus punya akhlak, akhlak orang islam itu adalah malu dan akhlak itu sudah ditanamkan di pesantren-pesantren.

Dan pemaparan terakhir oleh Emmy Karisma Dewi, S,Ikom., M.M. Pada kesempatan kali ini Emmy membawakan materi perkembang industry 4.0 Industry terus berkembang mulai dari mesin uap yang dikenal dengan nama industri 1.0 yang dimulai sejak abad ke 18, beralih ke abad 19 mulai berkembang penciptaan listrik yang disebut 2.0, dan beralih di abad 20 tepatnya 1969 dimulailah industry 3.0 dengan ditandai berkembangnya komputer dan robot, kemudian sekarang kita sedang mengalami 4.0 dengan ditandai maraknya penggunaan internet.

Untuk santri harus memperhatikan perubahan zaman pada 3F (Food, Fashion dan Fun) guna memanfaatkan peluang bisnis.Lakukan self reminder dengan membuat to do list. Setelah sesi diskusi berakhir dilanjutkan Pembacaan Profil Santri Mendunia oleh Hidayatullah dan Pembacaan SK Santri Mendunia oleh
dewan presidium berjalan serta dilanjutkan Pengukuhan pengurus Santri Mendunia oleh ketua umum
berjalan dengan lancar.
rel/san

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Hiburan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Wakapolda Kalsel Cek Persiapan Pengamanan Pilkada 2020 di Kotabaru

Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. melanjutkan rangkaian K…