Bank Kalsel Berikan Pinjaman Modal Barakah IPI Kalimantan Selatan

oleh -1 views

BANJARBARU – Modal Barakah adalah salah satu program Bank Kalimantan Selatan dalam membantu permodalan usaha ultra mikro. Pinjaman fasilitas modal Barakah ini tidak dikenakan bunga selama pinjaman.

Bank Kalsel serahkan pinjaman modal Barakah kepada anggota kelompok usaha Pondok Pesantren Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Bagian Produk dan Layanan Divisi Unit Usaha Syariah Bank Kalsel, H Iwan, pejabat yang mewakili direksi menyerahkan fasilitas modal Barakah menyampaikan alasan kenapa Ikatan Pesantren Indonesia di pilih menjadi salah satu mitra Bank Kalsel dalam penyaluran program ini.

“Lingkungan Pondok pesantren adalah lingkungan religius yang paham masalah muamalah beragama. Apabila seseorang mendapatkan pinjaman, maka penerima pinjaman berkewajiban untuk memegang amanah dan mengembalikan, sesuai dengan waktu yang ditentukan. Karena apabila hutang tidak di bayar atau dilunasi, si peminjam meninggal dunia maka hutang itu akan menjadi penghalang di akhirat,” jelas H Iwan.

Menurut  Direktur Utama Bank Kalsel, H Agus Syabaruddin, sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Kalsel harus berperan secara aktif sebagai Agen of Development dalam upaya meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat Banua,  memberikan pinjaman dana bergilir Modal Barakah kepada Pondok Pesantren.

“Bank Kalsel berharap kedepannya dapat sinergi  dengan program IPI DPW Kalsel dan akan membantu pemerintah dalam mensukseskan program Suistainable Development Goal’s yang berusaha keras untuk meniadakan atau mengurangi kemiskinan di masyarakat,” ungkap Agus Syabaruddin.

Dikatakannya, penerima pinjaman berkewajiban mengembalikan pinjaman sesuai yang diterima dengan cara mencicil, sesuai waktu yang ditentukan. Sumber dana ini dihimpun dari zakat dan sadakah seluruh karyawan Bank Kalimantan Selatan, yang dikelola oleh Unit Pengelola Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

Ustadz Muhammad Nasir pengajar di Pondok Pesantren untuk permodalanWalisongo Banjarbaru menyampaikan,  mendapatkan pinjaman modal Barakah dari Bank Kalsel sangat bersyukur, gembira membantu dalam hal permodalan.

“Kami menerima pinjaman modal Barakah dari Bank Kalsel dengan pinjaman ini sangat membantu untuk membuka usaha kecil-kecilan, sehingga bisa membantu pendapatan  sebagai pendidik di pondok,” kata Ustadz Nasir.

Ditambahkan, Ustadz Sarwono dari Pondok Pesantren Misbahul Munir Banjarbaru menyampaikan bahwa pinjaman modal Barakah ini sangat membantu para ustadz dalam mengembangkan usaha dan keterampilan ustadz dan santri.

“Mengajar di Pondok Pesantren itu merupakan panggilan jiwa, untuk menyiapkan generasi muda yang berilmu dan beriman. Mengajar di pondok itu tidak mencari materi. Jadi harus mencari usaha sampingan, dan pinjaman modal Barakah ini sangat membantu,” ujarnya.

Pengurus Pusat IPI dalam keterangannya yang disampaikan oleh KH Zaini Ahmad SRK berharap semoga inisiasi pengurus DPW IPI Kalsel ini bisa menjadi contoh bagi DPW DPW lainnya di seluruh Indonesia.

“Sebagai wadah sarana silaturahmi, interaksi dan koordinasi pondok pesantren dalam peningkatan SDM dan kemandirian pondok, IPI akan berbuat maksimal untuk kemajuan pondok pesantren dan umat Islam pada umumnya,” ujar Gus Zaini yang juga sebagai Pengasuh Pondok Pesantren dan CEO BBM Group.

Dalam penyerahan pinjaman modal Barakah tersebut, Pengurus Ikatan Pesantren Indonesia diwakili oleh Sekretaris DPW IPI Kalsel Ustadz Edy Setyo Utomo, IPI didirikan salah satu tujuannya adalah membantu kemandirian pondok pesantren.

IPI telah banyak membangun sinergi dengan pemerintah, perusahaan BUMN dan swasta, organisasi masyarakat dan stake holder lainnya. Ketua Harian IPI Kalsel, KH Abdul Hamid Marzuki menyambut baik langkah Bank Kalsel ini, dan semoga segera bisa ditingkatkan ke seluruh Kalsel.

Rel/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.