Home Berita Ditlantas Polda Kalsel Edukasi Program Unggulan di Kampus

Ditlantas Polda Kalsel Edukasi Program Unggulan di Kampus

6 min read
0
0
8

BANJARMASIN – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan menyosialisasikan program unggulannya di kampus dengan menyasar mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

“Adik-adik mahasiswa harus tahu jika sekarang Ditlantas terus berbenah dengan segala inovasinya untuk pelayanan yang lebih baik dan bersih dari praktik pungli dan sebagainya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto di Banjarmasin, Rabu.

Muji mengatakan hal itu ketika menjadi narasumber dalam Kuliah Umum di Theatre Hall Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) ULM. Mengangkat tema “Peran e-Tilang di Banjarmasin”, dia banyak bercerita segala inovasi dari Ditlantas Polda Kalsel yang wajib diketahui generasi milenial seperti mahasiswa.

Dijelaskan Muji, dengan bayar tilang secara online atau E-Tilang, dapat mencegah praktik pungli dalam pembayaran tilang karena berjalan lebih transparan dan cepat.

“Hakikatnya memudahkan masyarakat juga sehingga tidak perlu harus menghadiri persidangan. Cukup transfer melalui ATM saja,” jelasnya.

Kemudian untuk program inovasi terbaru, ungkap Muji, jajarannya punya Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik berupa penegakan hukum berbasis IT. Dimana kamera CCTV E-TLE yang terpasang di lampu lalu lintas dapat merekam setiap pelanggaran yang terjadi. Sehingga tanpa adanya petugas di lapangan, pelanggar dapat ditindak dengan bukti foto hasil jepretan E-TLE.

Inovasi kedua yaitu Salamatakan Kanakan Banua (SKB) yang merupakan program edukasi untuk anak di bawah umur agar tak mengemudikan kendaraan. Jadi, setiap anak yang terjaring razia diterapkan penegakan hukum komprehensif. Orangtua dan wali kelas dipanggil untuk membuat surat pernyataan agar anak tak lagi mengulangi perbuatannya.

Selanjutnya ada Delivery Barang Bukti (DBB), yakni barang bukti seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang disita ketika razia akan diantarkan ke rumah yang bersangkutan.

Inovasi terakhir “Ditlantas Mobile” yaitu aplikasi online berbasis mobile yang memiliki fitur utama untuk pelayanan registrasi data kendaraan secara online. Sehingga pendaftaran kendaraan yang masuk ke daerah Kalimantan Selatan dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Muji berharap, mahasiswa dapat menyebarluaskan apa kini dibangun jajarannya yang telah berpredikat zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia.

Bahkan tahun ini pula, sedang menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang telah dilalukan penilaian lapangan oleh tim dari Kementerian PANRB sebagai komitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

“Selain itu, kami berharap pula mahasiswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Karena segala upaya Polantas dalam inovasi penegakan hukum muaranya menekan fatalitas akibat kecelakaan,” pungkasnya.

 

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan berhasil menambah predikat zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia dari sejumlah Polres di jajarannya.

Di akhir tahun ini ada satu satker di Polda dan empat satwil yang meraih WBK, kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani di Banjarmasin, Rabu.

Penambahan satker yang menerima penghargaan WBK itu yakni Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Sedangkan empat satwil yaitu Polres Barito Kuala, Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Hulu Sungai Tengah dan Polres Kotabaru.

Yazid mengaku bersyukur raihan WBK tahun ini dapat menambah prestasi zona integritas yang sudah ada sebelumnya untuk jajaran Polda Kalsel.

Ke depan mendorong untuk bisa menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) seperti yang saat ini tengah diperjuangkan sejumlah satker dan satwil seperti Direktorat Lalu Lintas, Polresta Banjarmasin dan Polres Banjarbaru.

“Zona Integritas dibangun sebagai simbol komitmen pelaksanaan reformasi birokrasi di tiap unit kerja. Kami selalu tekankan kepada jajaran agar dalam pelayanan publik harus bebas dari korupsi dan bersih serta melayani sepenuh hati sejalan dengan semangat Promoter,” tandas jenderal bintang dua itu.

Acara penyerahan penghargaan WBK dan WBBM oleh Kementerian PANRB sebelumnya dilakukan di Jakarta pada Selasa (10/12) sebagai rangkaian memperingati Hari Anti Korupsi Internasional yang dijatuh setiap tanggal 9 Desember.

Penghargaan diberikan terhadap 506 unit kerja dari 63 instansi pemerintah dalam keberhasilan membangun zona integritas tahun 2019.

Penulis  : Anang Fadhilah

Editor    : Drs Hamsan

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Operasi Yustisi Pasukan Gabungan Ke Pasar Tradisonal Cegah Covid-19

Personil Polsek Banjarbaru Barat jajaran Polres Banjarbaru, melaksanakan kegiatan Pendisip…