Home Berita Prof Dr H Denny Indrayana Ingin Kalsel ‘Berubah’

Prof Dr H Denny Indrayana Ingin Kalsel ‘Berubah’

10 min read
0
0
144

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Prof. Dr. H. Denny Indrayana, maju menjadi bakal calon Gubernur Kalsel 2020 nanti. Apa saja visi-misi dari profesor hukum untuk Kalsel.

Denny Indrayana secara khusus menyampaukan visi dan misinya.

“Pandangan, dan program kami sebagai Bakal Calon Gubernur Kalimantan Selatan. Untuk Visi dan Misi yang lebih lengkap, akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya, dan tentunya setelah berdiskusi dengan Bakal Calon Wakil Gubernur dan koalisi partai pengusung,” katanya Rabu (16/10/2019).

MENGENAI KOMITMEN TERHADAP DAERAH

Tidak dapat dinafikan Kalimantan Selatan adalah provinsi yang pernuh berkah, dan dilimpahi dengan berbagai kekayan alam yang tiada tara. Tidak perlu didetailkan data soal kekayaan alam tersebut.

Persoalannya, kita masih punya kekeliruan mendasar untuk menjaga amanah tersebut. Prinsip pemerintahan yang baik (good governance) yang menegaskan prinsip amanah dan antikorupsi, masih merupakan salah satu persoalan mendasar di Banua. Sehingga kekayaan yang sedemikian melimpah ruah masih tidak sungguh-sungguh membawa manfaat bagi kesejahteraan rakyat Kalsel.

Di samping itu, sebagai provinsi yang dikenal dengan masyarakat yang agamis dan religius, maka Kalsel harus mampu menjaga sikap istiqomah antara nilai-nilai keagamaan yang dijunjung tinggi dengan perilaku keseharian. Jangan sampai ada inkonsistensi antara nilai-nilai agama dan sikap toleran terhadap perilaku yang tidak amanah dan antikorupsi.

Karena itu pada tataran kebijakan harus ada langkah yang lebih tegas dan efektif untuk menjalankan prinsip pemerintahan yang baik, amanah dan antikorupsi; dan pada tataran akar rumput, masyarakat, perlu ada pendidikan nilai-nilai kepribadian yang konsisten antara prinsip amanah keagamaan dan perilaku keseharian.

Pemikiran dan gagasan di atas, akan diturunkan dalam satu kesatuan program kerja yang terencana dalam jangka waktu pemerintahan 5 (lima) tahun, melalui penguatan reformasi birokrasi, gerakan dan pendidikan antikorupsi, serta program-program lainnya yang sejalan dengan persoalan di atas. Akan disusun satu program aksi antikorupsi yang mnerupakan turunan dari program antikorupsi di tingkat nasional, yang lebih menyasar pada persoalan spesifik di Kalsel.

Bukan hanya ada Intruksi Gubernur tentang Program Aksi Pemerintahan Yang Baik, Amanah, dan Antrikorupsi, serta berbagai peraturan daerah yang punya nilai-nilai perjuangan yang sama; tetapi lebih jauh akan ada langkah konkrit turunan kebijakan itu pada tataran contoh tauladan oleh jajaran Pemprov Kalsel, dengan dukungan pendanaan APBD, yang dijaga akuntabilitas dan amanah penggunaannya, sehingga jauh dari praktik menyimpang, apalagi korupsi.

Kesemuanya itu pada ujungnya bertujuan untuk memajukan perekonomian di Kalsel, sehingga setiap masyarakat Kalsel punya kemampuan ekonomi yang memadai untuk hidup sejahtera, bahagia dunia dan akhirat.

MENGENAI ASPEK KEPEMIMPINAN

Dengan segala hormat kepada kepemimpinan daerah yang telah dan sedang mengemban amanah saat ini, tanpa bermaksud buruk, izinkan kami menyampaikan perenungan dan masukan bahwa ada persoalan leadership yang harus dibenahi sesuai dengan prinsip kepemimpinan yang bisa menjadi panutan dan junjungan masyarakat Kalsel.

Bagaimanapun, kepemimpinan akan menentukan arah dari perjalanan dan pembangunan Provinsi Kalsel. Karena itu, pemimpin yang baik harus punya integritas-moral serta kapasitas-intelektual yang bisa diandalkan sesuai standar kepemimpinan untuk menjadi pemimpin suatu wilayah, terlebih Provinsi Kalsel yang kompleksitas masalahnya tidaklah mudah.

Tanpa integritas-moral dan kapasitas-intelektual yang jauh di atas rata-rata, akan sulit bagi siapapun untuk menjadi pemimpin di Kalimantan Selatan, guna memberikan contoh-tauladan, apatah lagi merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan efektif.

Karena itu, jika diberikan amanah sebagai Gubernur Kalimantan Selatan, kami akan memastikan jajaran pimpinan Pemprov Kalsel mempunyai standar integritas-moral yang tidak terbeli dan kapasitas intelektual yang mumpuni. Artinya, proses seleksi kepemimpinan di jajaran Pemprov akan betul-betul didasarkan pada merit system, yaitu proses penjaringan yang berdasarkan kemampuan, dan bukan pada like and dislike atau kedekatan kepentingan politik ataupun bisnis semata.

Lebih jauh, setiap pemimpin harus mempunyai basis keilmuan yang memadai sehingga terpenuhi prinsip the right man (woman), on the right place. Kita harus memastikan seluruh jajaran birokrasi di Kalsel, akan menjalankan amanah, tugas, dan fungsinya untuk sebesar-besar kepentingan rakyat Kalimantan Selatan—bukan hanya untuk kepentingan segelintir orang, kelompok, atau pengusaha tertentu saja.

Tidak kalah pentingnya, pola kepemimpinan yang akan kami kedepankan adalah yang mengajak keterlibatan masyarakat seluar mungkin. Kepemimpinan yang bukan one man show, tetapi berpijak pada kekompakan teamwork, yang sadar untuk kayuh beimbai, bekerja bersama untuk perubahan Kalimantan Selatan yang lebih baik dan amanah.

Untuk itu, Gubernur harus kompak dengan Wakil Gubernurnya, serta seluruh jajaran birokrasi di Kasel, serta berani dan mampu untuk mengambil keputusan strategis dan sulit, yang efektif menggerakkan dan menginspirasi tidak hanya jajaran birokrasi, tetapi sebanyak mungkin masyarakat luas untuk bersama-sama membangun Banua yang lebih amanah, lebih antikorupsi, dan ujungnya membawa Kalsel lebih sejahtera, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Kepemimpinan yang demikian wajib mengajak partisipasi luas dari tokoh agama, Guru, alim ulama, Habaib, tokoh masyarakat adat, akademisi, bahkan pemimpin-pemimpin muda untuk melakukan lompatan besar (giant step) bagi pembangunan Banua yang lebih menyejahterakan seluruh masyarakat Kalsel.

MENGENAI KOMITMEN PARTAI NASDEM

Peran Partai Nasdem, khususnya sebagai partai yang reformis, dengan program restorasinya yang telah menggema, pasti harus berada di depan dalam gerakan perubahan yang kita lakukan di Provinsi Kalsel. Pendaftaran Bakal Calon Gubernur yang ditegaskan tanpa mahar adalah satu langkah prinsip yang harus terus secara istiqomah diwujudkan dalam program kerja partai, termasuk dengan menolak praktik curang dan money politics dalam setiap pemilu, khususnya Pilgub Kalsel 2020.

Kami dan Partai Nasdem serta seluruh jajaran partai koalisi pendukung lainnya, akan terus menyuarakan gerakan politik penyadaran yang ingin memurnikan kembali pemilihan kepala daerah sebagai pesta demokrasi rakyat, bukan berbelok menjadi pesta penyimpangan yang koruptif karena maraknya politik uang.

Lebih jauh, Kami dan Partai Nasdem serta seluruh partai pendukung, akan memberikan sanksi yang tegas kepada siapapun yang keluar dari prinsip perubahan Kalsel menuju lebih bersih, amanah dan antikorupsi tersebut.

Demikian Visi-Misi singkat Bakal Calon Gubernur ini kami susun, sebagai kelengkapan salah satu persyaratan pendaftaran. Semoga Allah SWT meridhoi niat baik dan ikhtiar kita seberataan bagi perubahan Kalsel yang lebih baik dan lebih amanah. (*)

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Kapolda Kalsel Ikuti Secara Virtual Kapolri Launching Aplikasi SIM Nasional Presisi

Polda Kalsel, Banjarmasin – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H.…