Home Berita Operasi Patuh Intan, Permohonan Membikin SIM Meningkat

Operasi Patuh Intan, Permohonan Membikin SIM Meningkat

3 min read
0
0
10

BANJARMASIN – Operasi Patuh Intan digelar, 29 Agustus 2019, pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kalsel meningkat. Berdasarkan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, Jalan A Yani KM 21, Landasan Ulin, pemohon melonjak hingga 200 persen.

Bahkan hari ini, Senin (2/9/2019, pemohon SIM terhitung sudah berjumlah 415 orang. Padahal di hari biasa mencapai 250 orang saja. Baik yang mengurus SIM C maupun SIM A.

Kasi SIM Registrasi dan Identifikasi Ditlantas Polda Kalsel, Kompol Dese Yulianti mengatakan, permintaan permohonan membikin SIM cukup banyak. Itu mungkin respons masyarakat kita yang lebih peduli dan ingin tertib saat berkendara di jalan. Kenaikan juga hasil sosialisasi petugas saat melakukan razia yang kedapatan tak memiliki SIM.

“Pengendara yang terjaring razia, petugas langsung mengarahkan untuk segera mengajukan permohonan ke Satpas SIM,” jelasnya.

Pesannya, masyarakat sadar akan pentingnya pembuatan SIM, karena SIM adalah salah satu syarat wajib yang harus dimiliki oleh pengguna jalan raya, baik roda dua maupun roda empat.

“Kami harapkan kepada warga Banua hendaknya tidak hanya taat jika ada operasi baru bikin SIM, karena SIM itu merupakan suatu kewajiban sebelum mengendarai atau memiliki kendaraan,” pungkasnya.

Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto menerangkan Ops Patuh merupakan upaya polisi menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas. Sekaligus memberi efek jera pelanggar.

“Meski terjadi lonjakan namun kami tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Silakan mengikuti ujian teori praktik, apabila lolos SIM-nya bisa langsung jadi hari itu juga,” terangnya.

Proses pembuatan SIM sangat simpel dan cepat. Asalkan, si pemohon mau mengikuti semua persyaratan. Selain itu, biayanya pun tidaklah mahal. Cukup membayar Rp100 ribu untuk pembuatan SIM C dan Rp120 ribu untuk SIM A.

“Dibayarkan langsung ke bank yang ada di lokasi pembuatan SIM. Kalau ada yang meminta lebih segera laporkan kepada personel Provost di lokasi pendaftaran,” pungkasnya.

Penulis : Anang Fadhilah

Editor : Drs Hamsan

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Polsek Jorong Bersama TNI Laksanakan Razia Yustisi Protokol Kesekatan

Guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif Anggota Po…