Home Berita Diperiksa ke RSJ Sambang Lihum Kondisi Sopir Truk

Diperiksa ke RSJ Sambang Lihum Kondisi Sopir Truk

3 min read
0
0
11

BANJARMASIN –  HF seorang sopir truk berwana hijau berplat merah DA 909 yang menabrak secara beruntun berujung maut di Simpang Jalan Belitung-S Parman, hingga membuat bocah tewas bernama M Riski Aflah (8), Minggu ( 25/8/2019) sore sekitar 16.30 Wita lalu, kini menjalani pemeriksaan kesehatan.

Tersangka yang diduga sakit epilepsinya kambuh itu hingga terjadi laka naas yang melibatkan delapan sepeda motor itu diperiksa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum. Namun tidak diketahui rekam medik dari informasi keluarganya sakit epilepsi HF itu dalam kategori yang bagaiomana.

Kasat Lantas Polresta Banjarmasin Kompol Wibowo usai gelar pasukan gabungan Operasi Patuh Intan 2019, Kamis (29/8/2019) mengatakan, saat ini HF diperiksa ke RSJ Sambang Lihum di Jalan Gubernur Syarkawi Km 3,9 Gambut Kabupaten Banjar. “Pemeriksaan itu dilakukan guna mengetahui sejauhmana tingkat sakit yang bersangkutan,”singkatnya. .

Kemudian dari RSJ Sambang Lihum HF masih dirawat di RS Bhayangkara. Saat ini yang bersangkutan masi shock, sehingga masih didampingi istrinya. “Sebenarnya bisa saja HF ditahan masuk sel, namun karena kondisinya sakit dan sering keluar air liur sehingga tidak baik untuk kesehatan ditahan di dalam sel,”beber Wibowo.

Kini kasusnya masih didalami oleh penyidik dan statusnya memang sudah tersangka dan diharapkan dalam beberapa hari sudah mulai diperiksa. Sementara untuk ibu dari korban Aflah, masih dirawat di RSUD Ulin setelah sebelumnya mendapat perawatan dari RS Moch Ansyari Saleh.

Kejadian bermula saat pengendara lain dari arah S Parman menuju Kayu Tangi sedang berhenti karena lampu lalu lintas berwarna merah. Saat lampu berubah hijau dan sebagian para pengendara mulai jalan, mendadak mereka diseruduk sebuah truk dari belakang.

Mendadak truk menabrak motor Syahrawardi dan Fauziah, tiga beranak tersebut dan motornya juga turut terseret. Akibat kejadian tersebut, bocah Rizki Aflah yang saat itu dibonceng ibunya meninggal dunia meski sempat beberapa jam mendapatkan tindakan medis di Rumah Sakit Islam Banjarmasin.

Penulis : Anang Fadhilah

Editor   : Drs Hamsan

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Santri Mendunia Sukses Adakan Konsorsium Internasional Hari Kedua

Mesir – Santri mendunia telah menyelesaikan hari kedua acara Konsorsium Internasiona…