Home Berita TPID Kalsel Berkinerja Terbaik di Wilayah Kalimantan Dalam Rakornas TPID 2019

TPID Kalsel Berkinerja Terbaik di Wilayah Kalimantan Dalam Rakornas TPID 2019

3 min read
0
0
26

JAKARTA – Provinsi Kalimantan Selatan menerima penghargaan sebagai nominasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID) berkinerja terbaik di wilayah Kalimantan. Penghargaan yang diberikan Wapres Jusuf Kalla diterima langsung Gubernur Sahbirin Noor yang hadir dalam rakornas.

“Untuk tahun ini Kalsel memang belum dapat menjadi yang terbaik dalam pengendalian inflasi, namun telah upaya dan usaha yang dilakukan sampai dengan tahap ini. Baik dalam bentuk kerjasama, koordinasi antara BI, Pemprov dan Kab/Kota,” kata Gubernur Sahbirin Noor.

Menurut Sahbirin, ke depan untuk dapat mendapatkan penghargaan Kalsel harus banyak berbenah. Aspek output berupa inovasi program yang dilakukan sesuai dengan strategi kebijakan utama 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) harus terus dikembangkan. Selain itu aspek yang dinilai adalah proses yang mempertimbangkan koordinasi, rekomendasi kebijakan, dan akuntabilitas. Maka penting adanya koordinasi untuk menjamin sinergi positif antar institusi dan antar kota/ kabupaten/prov.

Wapres Jusuf Kalla membuka dan memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2019, Kamis (25/7/2019) mengangkat tema Sinergi dan Inovasi Pengendalian Inflasi untuk Penguatan Ekonomi yang Inklusif.

Wapres Jusuf Kalla menekankan, bahwa Pemerintah bersama BI akan konsisten melanjutkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, terdapat tiga strategi kebijakan untuk mendukung pengendalian inflasi kedepan. Pertama, terus melanjutkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian dan pendukungnya melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah. Kedua, meningkatkan inovasi program pengendalian inflasi antara lain perdagangan antar daerah yang mengoptimalkan kelembagaan ekonomi dari tingkat desa di daerah. Ketiga, memperluas peningkatan produksi pertanian dan perluasan akses pasar bagi petani.

Rakornas kali ini dihadiri oleh para menteri dan pimpinan lembaga terkait serta 542 Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari 34 Provinsi dan 508 Kab/Kota. Sejak tahun 2012 kelompok kerja Tim Pengendalian Inflasi Pusat secara periodik melakukan pengukuran terhadap kinerja pengendalian inflasi daerah yang dilakukan oleh masing-masing TPID. Ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi atas peran aktif TPID tingkat Provinsi dan TPID tingkat Kab/Kota dalam menjaga stabilitas harga.

Rel/MB

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Wakapolda Kalsel Kunjungi Polres Tanbu, Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkada

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.…