Home Berita BMPD Kalsel Susur Sungai: Sosialisasi Sistem Pembayaran Non Tunai dan Tunai

BMPD Kalsel Susur Sungai: Sosialisasi Sistem Pembayaran Non Tunai dan Tunai

3 min read
0
0
61

BANJARMASIN – Sebagai bentuk dukungan nyata perkembangan wisata di Kalsel, khususnya wisata susur sungai di Kota Banjarmasin. Bank indonesia bersama 39 perwakilan industri perbankan di Bumi Lambung Mangkurat menggelar kegiatan susur sungai Martapura, Sabtu (20/7/2019).

“Bank Indonesia dan industri perbankan yang ada di Kalsel mendorong perkembangan wisata di Kalsel. Susur sungai yang menjadi ikon Kota Banjarmasin harus jadi titik utama pengembangan wisata Kalsel,” ujar Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah Kalimantan Selatan (BMPD Kalsel) Herawanto usai membuka acara Susur Sungai perbankan dengan tema Perbankan Kalsel Cinta Lingkungan Hidup, di Tugu Nol Kilometer depan Menara Pandang, Sabtu (20/7/2019).

Kata Kepala Perwakilan BI Kalsel Herawanto, kegiatan susur Sungai Martapura juga sekaligus sosialisasi BI tentang sistem elektronifikasi transaksi kepada masyarakat di Kalsel. Juga ada penukaran uang, pembagian tong sampah, dan edukasi perbankan.

“Juga ditampilkan klotok hias dengan tema Bhinneka Tunggal Ika. Tema ini kami ambil dengan pertimbangan bahwa kebhinekaan merupakan syarat pokok untuk kemajuan bangsa,” ujarnya.

Atraksi selanjutnya, kata Herawanto, mempersembahkan ragam budaya pakaian adat Indonesia. Tidak hanya dari Kalimantan saja, namun kami juga menyajikan pakaian adat khas Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan Papua. Seluruh peserta atraksi tersebut berasal dari anggota BMPD Kalsel.

“Kami simboliskan kostum adat Bali kepada Bapak Gubernur. Hal itu merepresentasikan bahwa suku Bali juga telah menjadi bagian dari masyarakat Kalsel sejak dahulu,” katanya.

Kata Herawanto, selain atraksi, juga mendorong sektor wisata ini melalui kemudahan pembayaran. Saat ini BMPD Kalsel sedang mendorong elektronifikasi untuk berbagai aktivitas ekonomi. Salah satunya, kami memperkenalkan e-klotok yang merupakan metode pembayaran sewa klotok secara elektronik atau non tunai. Penumpang klotok cukup menggunakan perangkat mobile phone dan QR Code untuk pembayaran sewa klotok.

“E-klotok dapat mempermudah transaksi baik bagi penumpang maupun amang – amang klotok. Secara luas, fasilitas kemudahan ini merupakan salah satu komponen penting dalam pengembangan pariwisata,” katanya.

Dalam kegiatan yang dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Kepala Kantor Regional 9 OJK Kalimantan Haryanto. Juga diselingi bakti sosial pembagian bak sampah. Layanan penukaran uang untuk masyarakat.

dil/nik

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Wakapolda Kalsel Kunjungi Polres Tanbu, Pantau Kesiapan Pengamanan Pilkada

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.…