Home Berita TMMD Perwujudan TNI Lahir dari Rakyat dan Mengabdikan untuk Rakyat

TMMD Perwujudan TNI Lahir dari Rakyat dan Mengabdikan untuk Rakyat

4 min read
0
0
24

Banyak orang yang tidak mengetahui apa itu TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa). Padahal TMMD bukanlah “barang baru” di negeri ini. Termasuk warga Kuin Kacil Kec. Banjarmasin Selatan yang masuk dalam wilayah Kota Banjarmasin.

Saat tim advance dari Kodim 1007/Banjarmasin pertama kali melakukan survey di pemukiman jauh dari hiruk pikuk kota Banjarmasin ini, banyak warga bertanya-tanya apa itu TMMD.

TMMD sudah dilaksanakan sejak era tahun 80an dengan nama AMD (ABRI Masuk Desa). Gagasan ini merupakan hasil buah pikir Jenderal TNI M. Yusuf yg menjabat sebagai Panglima ABRI saat itu. Tujuannya adalah membantu masyarakat dalam setiap permasalahan. Salah satunya yaitu keterbatasan masyarakat dalam akses kehidupan sehari-hari sehingga tentara turun bersama rakyat membangun daerahnya.

Sasaran utama adalah desa-desa terisolir yg tidak memiliki akses keluar ataupun keterbatasan akses. Bagi khalayak ramai TMMD hanya berkutat pada pekerjaan fisik saja (pembangunan jalan, jembatan & bangunan vasilitas umum). Program ini dilakukan sejak dulu secara optimal yaitu bukan hanya pembangunan fisik tetapi juga pembangunan non fisik dengan sasaran mental psikologis masyarakat.

Dengan memberikan penyuluhan-penyuluhan serta komunikasi sosial maka diharapkan warga setempat dapat diperkuat bukan hanya dari segi infrastruktur saja tetapi pengembangan akhlak & nilai juang turut ditingkatkan.

Bahwa rakyat merupakan cikal bakal lahir & hadirnya TNI di negara ini, maka TNI juga harus dapat memberikan bhakti sumbangsihnya kepada rakyat. Oleh karena itu sampai saat ini AMD yg sudah berubah nama menjadi TMMD rutin tiap tahun digelar secara serentak di beberapa tempat. Termasuk kota Banjarmasin pada tahun 2019 ini TMMD Ke-105 dilaksanakan di Kuin Kacil Kec. Banjarmasin Selatan oleh Kodim 1007/Banjarmasin.

“Optimalisasi sumber daya masyarakat bersama-sama dengan personil Kodim 1007/Banjarmasin adalah kunci utama dalam mensukseskan TMMD Ke-105 ini” kata Dandim 1007/Banjarmasin Letkol Inf Nopid Arif. ”

Itulah mengapa dikatakan manunggal, karena pengerjaan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat. Masyarakat kita libatkan sepenuhnya bersama-sama sehingga ikatan bathin antara TNI & rakyat dapat selalu terjalin.

Jadi, TMMD itu bukan hanya sekedar kerja bakti, tapi merupakan wujud nyata ruh kemanunggalan TNI & rakyat” sambung Letkol Inf Nopid Arif.

TMMD Ke-105 di Banjarmasin ini dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap yaitu tahap pra (persiapan) & tahap pelaksanaan inti yg digelar selama 30 hari.

Dalam jangka waktu tersebut diharapkan pengerjaan jalan & jembatan serta rehap beberapa bangunan fasilitas umum serta rumah warga harus selesai 100%. rel

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Polsek Pelaihari Lakukan Dialogis dengan Warga Beri Pesan Kamtibmas

Polda Kalsel, tugas utama anggota Polri adalah pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyar…