Home Berita Hasil Operasi Jaran Intan Polda Kalsel Sita 207 Motor, 12 Mobil dan Amankan 140 Pelaku

Hasil Operasi Jaran Intan Polda Kalsel Sita 207 Motor, 12 Mobil dan Amankan 140 Pelaku

4 min read
0
0
17

Banjarmasin- Polda Kalsel menggelar hasil Operasi Jaran 2019 yang sudah dilaksanakan selama dua minggu, hasilnya sebanyak 207 motor dan 12 mobil berhasil disita dari pelaku kejahatan terhadap kendaraan (Jaran) , Kamis (4/7/2019).

Jaran Intan 2019 atau kejahatan curanmor itu biasanya dilakukan kelompok atau sindikat. Dan operasi Jaran Intan 2019 yang digelar Polda Kalsel dan jajaran itu dilakukan selama dua minggu.

“Hasilnya dari seluruh Polres dan Polresta telah diamankan 140 pelaku, terdiri dari 66 Target Operasi (TO) dan 74 non TO curanmor serta 12 mobil,”beber Kapolda Kalsel didampingi Direktur Dit Krimum Kombes Pol Sofyan Hidayat dan Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol M Rifai, saat menggelar hasil operasi Jaran 2019 m di halaman Mapolda usai penyambutan 200 personil Brimob Kalsel dari BKO Polda Metro Jaya.

Operasi Jaran sambungnya tidak melulu Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor tetapi juga penggelapan dengan modus dirental lalu gadaikan. Untuk itu kapolda mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati apabila menggunakan kendaraan bermotor. Apalagi selama 12 hari operasi ini ternyata para pelaku telah melaksanakan kegiatannya dengan menggunakan modus operandi yang baru.

Mereka merusak kunci kemudian barang buktinya di lempar ke sindikat mereka. “Oleh karena itu kami imbah kepada seluruh warga masyarakat Kalimantan Selatan untuk memberikan pengamanan ganda apabila meninggalkan kendaraan di tempat parkir atau tempat-tempat umum,”Ingat perwira tinggi Polri yang dikenal murah senyum ini

Dia mengimbau bila masyarakat membeli kendaraan sebelumnya mengecek kelengkapan surat-surat yang benar. “Kalau tidak memadai silakan ditanya kepada Polantas terdekat, sehingga bisa dicek betul Apakah administrasi surat-surat yang mendukung keberadaan kendaraan bermotor itu benar-benar asli atau yang dipalsukan,”tambah lulusan Akpol 1988 yang berpengalaman dalam bidang reserse ini.

Usai menggelar kasus itu Kapolda kemudian mengembalikan mobil Toyota jenis Fortuner kepada Rena pemilik atau korban kasus pencurian mobil. Pengusaha rental mobil itu senang, pihak Polda dan jajarannya berhasil mencari mobilnya yang hilang delapan bulan lalu.”Hilangnya sejak 5 Desember lalu, ” sebut warga Jalan Pramuka Banjarmasin Timur ini.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Kapolda dan seluruh kepolisian yang telah membantu saya,”ucap wanita berhijab ini.

Direkrut Dit Krimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat mengatakan, biasanya motor yang dicuri alias patahan tidak melakukan pembayaran, kemudian untuk penggelapan motor atau mobil dijual tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Selanjutnya untuk mendapatkan surat-surat STNK pelaku saling tukar menukar surat asli tapi palsu lewat sindikatnya. Kertas pajak asli tapi tulisannya dihapus dan diketik lagi. Sedangkan pelaku juga sebagian merupakan pemain alias resdivis kasus yang sama di Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru serta Kabupaten Banjar.

Dia juga berpesan kepada korban atau pemilik ranmor atau mobil bisa mengambil kembali barang miliknya dengan ,m membawa bukti bukti kepemilikan kendaraan tersebut” Untuk mengambil motor atau mobil dan tidak dipungut biaya” pungkasnya .

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Antisipasi Balapan Liar Polsek Banjarbaru Barat Tingkatkan Patroli Jalan Lingkar Utara

Polsek Banjarbaru Barat merupakan jajaran Polres Banjarbaru. piket fungsi lantas tingkatka…