Home Berita Dr Hj Rosiyati MH Thamrin Caleg Akademisi Siap Wujudkan Ekonomi Berdikari yang Diidamkan Trisakti Bung Karno

Dr Hj Rosiyati MH Thamrin Caleg Akademisi Siap Wujudkan Ekonomi Berdikari yang Diidamkan Trisakti Bung Karno

3 min read
0
0
177

Dr Hj Rosiyati MH Thamrin SE MM salah satu caleg akademisi yang sudah mendapat pembekalan dari DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Siap mewujudkan paradigma ekonomi berdikari yang menjadi salah satu cita-cita Trisakti Bung Karno.

Zuriat Arsyad Al Banjari ini jika dipercaya dan terpilih menjadi anggota DPR akan menjabarkan sekaligus mempraktikkan gagasan ekonomi berdikari yang dicanangkan Bung Karno.

“Bagaimana kita berdikari, berdiri di atas kaki sendiri, dengan seluruh aspek kehidupan kita di tengah perkembangan liberalisasi ekonomi dan juga politik yang luar biasa belakangan ini,” ujarnya.

Mahasiswa teladan Unlam ini mengatakan, Indonesia harus berdikari dari masalah pangan dan energi. Puluhan tahun negara itu masih mengimpor sejumlah jenis pangan, minyak, dan gas bumi, kendati pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hal itu sudah menjadi perhatian.

“Indonesia tidak boleh dijajah oleh impor,” ujarnya. Untuk mewujudkan ekonomi berdikari, kata dia, PDIP menyadari kebijakan yang diambil harus berdasarkan data akurat yang berdasarkan ilmu dan pengetahuan. Kebijakan berdasarkan riset itu pula yang terus didorong Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Presiden Jokowi.

“Ketika Ibu Mega berdialog dengan Pak Presiden Jokowi, membahas pengumuman kembali Pak Jokowi sebagai capres, pertemuan itu pada hari Jumat, 23 Februari 2018. Dalam suasana yang sangat kontemplatif, Ibu Mega berpesan agar Jokowi membuat data riset nasional, di mana semua data terintegrasi,” katanya.

Data yang terintegrasi itu setidaknya memuat empat hal, yakni data manusia, flora, fauna, dan teknologi. Data tersebut bisa digunakan untuk pengembangan ekonomi suatu daerah secara terfokus.

“Ibu Mega memiliki imajinsi, misalnya Kabupaten Karo fokus pada sayur-mayur, sehingga produk massal dan berkualitas bisa datang dari sana. Bisa dikemas dengan baik, misalnya dengan label ‘Citarasa Surga’. Kemudian, dari Papua fokus umbi-umbian,” ujarnya.

Kata mantan anggota DPRD Papua ini pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi tidak terlepas dari amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, setiap kebijakan di bidang pendidikan serta ilmu pengetahuan dan teknologi harus mengarah pada tujuan tersebut. “Karena, tanpa pendidikan, kita tak akan pernah menjadi satu negara yang maju,” ujarnya.

Rosiyati mengatakan, intelektualisme yang dimiliki para caleg akademisi perempuan bisa dipergunakan untuk memperjuangkan kebenaran yang sesuai dengan nilai-nilai PDIP. “Kebenaran yang ditujukan kepada rakyat Indonesia kepada kemanusiaan, kepada keberagaman,” ujarnya.

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Check Also

SMSI Temui MPR RI, Soal Penembakan Wartawan, Komnas HAM Perlu Bentuk Tim Pencari Fakta   

Jakarta– Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus, hari Minggu (20/6)…