Home Berita Mengenal Lebih Jauh Tentang TrustIQ

Mengenal Lebih Jauh Tentang TrustIQ

4 min read
0
0
32

Banjarmasin – trustIQ adalah platform Layanan Pinjam Meminjam berbasis Teknologi Informasi (Peer-to-Peer Lending) yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. trustIQ merupakan bagian dari group Trusting Social yang merupakan fintech yang bergerak di bidang Telco Credit Scoring bekerja sama dengan penyedia layanan seluler. trustIQ didukung oleh personil-personil yang berpengalaman di bidang big data, machine learning dan perbankan baik di dalam maupun luar negeri.

trustIQ dan Trusting Social bekerja sama dengan penyedia layanan seluler untuk melakukan analisis risiko kredit berbasis machine learning. Dengan penetrasi pengguna layanan telepon seluler yang hampir 90% dari dari total penduduk Indonesia, hal tersebut dapat mengatasi salah satu permasalahan analisis risiko kredit yang kredibel.

Machine Learning adalah cabang atau pengembangan dari aplikasi kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) yang fokus pada mengembangan sistem yang mampu “belajar” sendiri menggunakan data-data sebagai bahan pembelajaran. Di Indonesia pengetahuan mengenai machine learning masih terbatas di kalangan akademisi dan praktisi teknologi informasi. Walaupun tanpa disadari layanan berbasis machine learning telah dinikmati oleh konsumen secara luas. Salah satu contohnya adalah layanan chat bot dari platform-platform ecommerce ataupun asisten virtual.

Dalam 2 tahun terakhir P2P Lending di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hingga akhir Oktober 2018 telah disalurkan total pinjaman sebesar Rp 15.9T dari seluruh platform yang telah terdaftar dan diawasi OJK. Namun perkembangan tersebut juga diikuti oleh menjamurnya layanan P2P yang tidak terdaftar secara resmi dan melakukan praktek-praktek yang meresahkan konsumen. Kelebihan trustIQ dibandingkan p2p lending lainnya adalah Dengan menggunakan teknologi machine learning dan bekerja sama penyedia layanan seluler, trustIQ dapat memberikan proses persetujuan yang sangat cepat.

Salah satu problem pada inklusi keuangan adalah karena banyak konsumen yang belum pernah mendapatkan pinjaman sebelumnya maka tidak memiliki data

history pinjaman yang dibutuhkan oleh industri keuangan untuk melakukan analisis risiko. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metoda analisis penilaian risiko kredit alternatif menggunakan machine learning dan data-data lainnya sebagai bahan penilaian sebelum suatu aplikasi pinjaman dapat disetujui.

Karena industri P2P Lending adalah industri yang sangat baru maka tantangan terbesar kami adalah edukasi ke masyarakat mengenai layanan-layanan yang saat ini tersedia. Layanan P2P Lending dapat memberikan layanan pinjaman kepada nasabah yang sebelumnya tidak terlayani oleh perbankan maupun multifinance. Namun nasabah tetap harus berhati-hati dan memastikan menggunakan layanan dari P2P yang terdaftar di OJK.

Kami membantu masyarakat dengan menggunakan teknologi machine learning dan bekerja sama penyedia layanan seluler, trustIQ dapat memberikan proses persetujuan yang sangat cepat kepada konsumen yang sebelumnya tidak terlayani oleh industri keuangan.

Untuk mengetahui cerita dan informasi lebih lanjut yuk datang ke acara kami bersama Finansialku.com pada hari Kamis tanggal 4 April 2019 di Alka Coffee & Resto. Informasi ke WA Indra 082116992493.

rel/ib

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Antisipasi Karhutla Polsek Kintap Lakukan Deteksi Dini Sinergi Instansi Terkait

Dalam rangka antisipasi Karhutla Polsek Kintap Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan,…