Home Berita Bank Indonesia Tingkatkan Ekonomi dan Wisata Lewat PPIP

Bank Indonesia Tingkatkan Ekonomi dan Wisata Lewat PPIP

3 min read
0
0
19

Martapura- Bank Indonesia Kantor Wilayah Kalsel terus mendorong pengembangan wisata di Kalsel, salah satunya sejak tahun 1980 Bank Indonesia sudah intensif mengenalkan potensi wisata penggosokan intan di Martapura. Karena geliat wisata mampu menghidupkan perekonomian di Kalsel atas dasar itu Bank Indonesia membantu melakukan promosi dan pendampingan, termasuk menggelar seminar dan diskusi tentang peningkatan wisata.

Hal ini dikatakan Deputi Direktur KPwBI Kalsel Mohammad Irwan bahwa sektor pariwisata bertujuan untuk mengisi defisit neraca saldo Kalsel. Adapun kontribusi nyata perkembangan sektor pariwisata, sambung dia, yakni melalui kajian studi banding atau Rakor pariwisata.

“Bank Indonesia terus membantu melakukan studi analisis di Kalsel. Dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas,” katanya disela acara menerima kunjungan Duta Besar Finlandia di Martapura, Jumat (15/3).

Kata Irwan, Pusat Informasi Pariwisata dan Penggosokan Intan Martapura (PIPPI) merupakan hasil kerjasama Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan dan Kabupaten Banjar. Beragam bebatuan disediakan, mulai dari Garnet, Amethyst, Aquamarine, Diamond, Emerald, Pearl, Ruby, Peridot, Sapphire, Opal, Topaz, Turquoise.

Sementara pengelola Pusat Informasi Pariwisata dan Penggosokan Intan Martapura, H Burhanuddin mengatakan, saat ini penjualan cenderung menurun dari beberapa tahun lalu yang sempat booming.

Di tempat penggosokan intan yang bekerjasama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini, menjual pehiasan yang berbahan dasar intan kemudian dibentuk menjadi cincin. Harganya beragam tergantung hasil penggosokan yang dilakukan, paling murah seharga Rp 3 juta untuk satu cincin, dan paling mahal mencapai ratusan juta.
Dalam pembuatan perhiasan ini, kualitas dapat dilihat berdasarkan empat hal yaitu warna, penggosokan, kebersihan dan karat. Semakin baik empat hal tersebut, diakui Burhanuddin semakin mahal.

Rombongan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Finlandia dan Estonia mengunjungi Pusat Informasi Pariwisata dan Penggosokan Intan (PIPPI) Martapura-Kalimantan Selatan. Para tamu melihat secara langsung proses penggosokan intan menjadi berlian.

rel

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Anggota Polda Kalsel Bangun Mess Selayar “Sapo to Ha’le” di Banjarmasin

Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Bripka Putra Andika Pratama SH MM …