Home Berita PMI Kalsel Susun SOP Zonasi Logistik

PMI Kalsel Susun SOP Zonasi Logistik

3 min read
0
0
178

Banjarmasin- Palang Merah Indonesia (PMI) sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) Zonasi Logistik, guna memetakan zonasi atau titik upaya penyelamatan dan aksi sosial ketika terjadi bencana. Langkah tersebut merespon imbauan Ketua Umum PMI Pusat HM Jusuf Kalla, yang menginginkan maksimal hanya 6 jam bantuan harus sudah bisa tiba di suatu titik bencana.

“Berkaca dari kejadian bencana alam di Sulawesi dan Lombok. Ada hal tidak terduga, seperti pelabuhan atau bandara, yang tidak bisa dipakai,” kata Bidang Sarana Prasarana PMI Pusat, Masfuri usai pelatihan penyusunan SOP Zonasi Logistik pada perwakilan PMI 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel, Sabtu (23/2/2019) di Banjarmasin.

Kata Masfuri, maka setiap zonasi nantinya akan diletakan gudang penyimpanan logistik milik PMI. Dimana yang akan disimpan dalam gudang logistik itu bukanlah makanan, tapi logistik kebutuhan dasar masyarakat, berupa selimut, sarung, alas tidur dan lainnya. Dibuatnya zonasi ini adopsi dari pemerintah, yang sebelumnya sudah menetapkan zona berdasarkan Provinsi, maka dibentuknya zona ini akan memaksimalkan tugas PMI menyalurkan bantuan pada para korban bencana.

“Jika terjadi bencana, maka barang bantuan bisa cepat didistribusikan ke tempat bencana, karena barang-barang bantuan sudah berada pada zona-zona tersebut,” terangnya.

Sementara ini diakui Masfuri, PMI masih menerapkan pendekatan sentralistik, karena dari enam gudang regional PMI yang tersebar, untuk saat ini membutuhkan waktu yang relatif sampai ke lokasi bencana.

Masfuri menambahkan, untuk Kalsel rencananya akan ada tiga zonasi, yang diluar gudang regional milik PMI yang ada di Kalsel.
“Pendekatan demografi dan geografis, yang jadi pertimbangan dibuatnya zona,” ucapnya.

Disebutkannya, setiap zona nanti akan ada satu unit gudang yang menyimpan kebutuhan darurat bencana. Sementara yang sudah menerapkan zonasi, yakni Provinsi Jawa Barat, Bengkulu dan Kalimantan Tengah, sedangkan Kalimantan Selatan sedang pembentukan.

Sementara Sekretaris PMI Kalsel Gusti Perdana Kesuma mengatakan, saat ini sudah ada tiga lokasi untuk 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel, seperti di daerah Pesisir Kalsel dan daerah Hulu Sungai.

“Kita masih bicarakan. Jadi belum ditetapkan daerah mana,” kata Perdana.
Perdana menyebutkan, untuk luasan gudang logistik minimal 25 meter per segi dan isi dari gudang minimal bisa menampung 50 item barang keperluan darurat bencana.

Meski ukuran gudang zonasi ini lebih kecil dari gudang regional milik PMI, imbuhnya, namun Kalsel beruntung punya satu gudang regional Kalimantan, yang berada di Banjarbaru.

ida

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Check Also

TNI AL – Lanal Banjarmasin Gelar Baksos Dan Operasi Servak Maritim dI TPI Banjar Raya

Banjarmasin – Bertempat di Pelabuhan Perikanan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Banjar R…