Home Berita Dit Intelkam Polda Kalsel Gelar Penataran Wawasan Kebangsaan

Dit Intelkam Polda Kalsel Gelar Penataran Wawasan Kebangsaan

3 min read
0
0
22

BANJARMASIN – Direktorat Intelkam Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Kombes Pol Drs. Bambang Priyo Andogo diwakili Wadir Intelkam Polda Kalsel AKBP Decky Hendarsono, SIK didampingi Kasubdit 3 Dit Intelkam Polda Kalsel AKBP Katamsi SAD Retna Setiawan, SH., STh memberikan wawasan kebangsaan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (23/1/2019).

Kegiatan Penataan wawasan kebangsaan kepada Potensi masyarakat dalam rangka menjaga serta memelihara Kebhinekaan dan NKRI ini menjelaskan minimnya pemahaman dan ketidakpedulian tentang empat pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara mengakibatkan timbulnya berbagai permasalahan kebangsaan di negeri ini. Tawuran antar pelajar, pemboman dirumah ibadah, perselisihan antar kelompok masyarakat, antar golongan, agama dan etnis.

Isu-isu tentang lemahnya penghayatan terhadap Pancasila menjadi fenomena yang harus serius untuk disikapi, oleh karena itu Direktorat Intelkam Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan kegiatan Penataran Wawasan Kebangsaan, dengan harapan melalui kegiatan ini akan meningkatkan wawasan kebangsaan seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel).

Peserta penataran wawasan kebangsaan ini berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Dengan alatar belakang profesi maupun pendidikan yang berbeda-beda, tentunya kegiatan ini akan menyita waktu.

Pada kesempatan ini 4 (empat) hal diutarakan oleh Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Bambang Priyo Andogo diwakili Wadir Intelkam Polda Kalsel AKBP Decky Hendarsono, SIK, diantaranya :

Dinamika kebebasan demokrasi sering menyuguhkan kehadiran peristiwa yang menyuguhkan ancaman 4 konsensus dasar yang sebelumnya disebut 4 pilar.

Sejalan dengan kemajuan teknologi komunikasi, khususnya melalui media online, mampu menyebarkan secara meluas isu-isu yang mengkhawatirkan yang bisa menimbulkan kekisruhan yang dapat menimbulkan dampak kerugian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Nilai-nilai 4 pilar (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI) merupakan nilai-nilai leluhur yang harus dilestarikan dalam kehidupan berbangsa, karena telah diperjuangkan tetesan darah para pendahulu kita dalam persiapan kemerdekaan Indonesia yang merupakan harga mati.

Nilai 4 konsensus dasar merupakan seruan moral dalam menjaga keutuhan NKRI, dan harus dipelihara khususnya dalam menenangkan bangsa dalam menghadapi dinamika pembangunan lokal Provinsi Kalsel, terutama pembangunan politik / tahun politik (Pilkada, Pilpres dan Pileg).

rel/ang/MB

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Danrem Perkuat Wawasan Kebangsaan, Kepada Para Da’i

BANJARMASIN – Sebanyak 100 Dai di Kalimantan Selatan mendapat pembekalan wawasan keb…