Home Berita Polres Tanahlaut Amankan Karyawan Alfamart, Diduga Gelapkan Uang Hingga 500 Juta

Polres Tanahlaut Amankan Karyawan Alfamart, Diduga Gelapkan Uang Hingga 500 Juta

3 min read
0
0
157

 

BANJARMASIN – Muhammad Abduh (24) karyawan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Wilayah Tanahlaut harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran diduga melakukan penggelapan hingga Rp500 juta lebih lewat laporan fiktif pada perusahaan tempat ia bekerja.

 

Abduh yang bekerja di Alfamart sejak 2017 lalu ini harus mendekam di jeruji besi di Polres Tanah laut akibat ulahnya. Berawal dari coba-coba Abduh yang merupakan warga Martapura Lama RT. 02 Desa Teluk Selong mencoba menggelapkan uang dengan cara laporan fiktif perbaikan gerai di Tanahlaut .

 

Ada sekitar 27 gerai yang ia buat laporan perbaikan fiktif dengan masing-masing biaya perbaikan mulai dari Rp 16 sampai 31 juta per gerai.

Oknum karyawan dengan jabatan admin ini sebelumnya ditempatkan di Alfamart Nusa Indah. Namun tingkahnya akhirnya ketahuan setelah dilakukan audit oleh Alfamart. Semua laporan perbaikan yang dilakukan olehnya ternyata fiktif semua.

Ditanya terkait hasil laporan fiktifnya, sebut Abduh kepada Banjarmasinpost.co.id dengan tangan diborgol uang hasil laporan fiktif ia gunakan untuk berfoya-foya misalnya jalan-jalan dan membeli barang-barang yang ia inginkan misalnya sepeda motor, handphone dan lainnya.

 

Oknum pegawai Alfamart  ini sendiri ditangkap Rabu (26/12/2018) pukul 17.00 Wita lalu, di depan kantor PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk Jalan Raya Nusa Indah RT.  05/02 berserta barang bukti.

 

Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Darmawan dalam pers relaeasu Rabu (16/01/2018) di Halaman Polres Tala menjelaskan peristiwa itu bermula pada Senin, 29 Oktober 2018 lalu sekitar pukul 16.00 wita di Kantor PT. Sumber Alfaria Trijaya Jalan Ahmad Yani Desa Nusa Indah Kecamatan Bati-Bati, diduga melakukan tindak pidana penggelapan.

 

Pelaku merupakan karyawan Alfamart bagian Finance, membuat pembayaran fiktif dari rekening toko Alfamart dengan dalih untuk pembayaran keperluan toko dimana pelaku melakukan transfer dari rekening toko-toko alfamart ke rekening tampungan di head office kemudian pelaku secara diam-diam menyalagunakan token aprover Bank BCA.

Pelaku diketahui menggunakan token Maker Bank BCA untuk membuat pembayaran klik BCA.
Kemudian, pelaku melakukan penggelapan uang dari PT. Sumber Alfaria Trijaya TBk dari tanggal 26 Juli 2017 sampai dengan 26 Oktober 2018 sebesar Rp. 519.956.937.

 

“Atas kejadian tersebut korban penerimaan kuasa  dari PT.  Sumber Alfaria Trijaya, TBk melaporkan ke Polres Tanahlaut dan kita tindak lanjuti,”  jelas AKBP Sentot.

 

Muhammad Abduh pun dijerat denga pasal 374 KUHP dengan ancaman penjara 5 tahun.

 

Bpost/ang/MB

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Check Also

Danrem 101/Antasari Berikan Briefing Latihan Pratugas Satgas BKO Apter Wilayah Papua

Banjarbaru –  Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, memberikan briefin…