Home Berita Dinas Pariwisata Kalsel Lakukan Inovasi Event Pariwisata

Dinas Pariwisata Kalsel Lakukan Inovasi Event Pariwisata

3 min read
0
0
42

Dinas Pariwisata Kalsel akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang akan dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota di Kalsel. Upaya ini dilakukan karena masih seringnya terjadi kegiatan yang bertabrakan waktunya atau tumpang tindih dengan kegiatan yang diagendakan Pemprov Kalsel. Untuk itu event wisata dari kota/kabupaten berupa kalender event tahunan harus di evaluasi kembali.

“Agar seragam kalender event di 13 kota/kabupaten meski di evaluasi kembali, hal ini dilakukan agar ada kesamaan serta untuk mengindari double kegiatan atau tumpang tindih kegiatan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Dahnial Kifli, Kamis (1/11).

Kata Dahnial, event wisata yang rutin dipagelarkan harus memiliki ciri khas dan unik, tidak boleh sama tiap tahunnya. Atraksi wisata mesti dikemas lebih inovatif. Misalnya, festival Loksado harus dikemas lagi lebih menarik Loksado Dayak harus ada nuansa Dayak disana, pasar terapung, dll. Misalnya setiap penumpang yang masuk kapal menuju pasar terapung di pinjami sasirangan kalau untuk berfoto.
“Secara umum pengembangan potensi wisata yang dimiliki Kalsel juga mesti dibantu warga masyarakat dengan meningkatkan kepedulian misalnya menjaga kebersihan, keamanan, dan sikap yang ramah,dll,” katanya.

Menurut Dahnial, pengemasan objek wisata juga harus dilakukan semenarik mungkin, misalnya turis yang naik kelotok harus mengenakan topi khas, pembawa perahu memakai seragam khas sasirangan, adanya souvenir, dll. Seperti ketika masuk Candi Borobudur pengunjung diwajibkan memakai sarung dan pakai topi khas, hal seperti ini bisa juga diterapkan di Kalsel, sebagai upaya memberikan kesan unik dan menawarkan produk wisata.

Kata Dahnial, pihaknya akan melakukan pembenahan objek wisata yang ada di Kalsel dengan mengajak mitra kerja seperti ASITA, PHRI dan stekholder yang lain, karena dunia pariwisata ini multi sektor ada PU, Dishub, dll.

“Jadi untuk memberikan kenyamanan wisatawan kita membenahi akses jalan, pemberdayaan masyarakat. Termasuk sapta pesona, kerjasama dengan TNI, Polisi , tertib, bersih, sejuk , nyaman dan kenangan. Kenangan itu nanti membawa oleh-oleh kemudian kita kerjasama dengan perindustrian, perdagangan, pemberdayaan UKM-UKM jadi nanti kita membina UKM-UKM yang ada, membina pemandu wisata,” katanya.

rel./hjms

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Polres Batola Lakukan Pengamanan Penyerahan APD ke KPU Pada Pilkada Tahun 2020

Batola, dalam rangka pengamanan PAM Penyerahan APD ( Alat Pelindung Diri ) Alat kelengkapa…