Tips Menang Lomba Makan Kerupuk di Perayaan 17-an

oleh -51 views

“Hari Merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, merdeka”

Riuh lagu kemerdekaan dikumandangkan dimana-mana, bersamaan dengan dilaksanakannya upacara bendera untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia . Tak hanya dirayakan lewat acara seremonial saja, kemeriahan dalam menyambut Hari Kemerdekaan juga identik dengan diadakannya berbagai lomba menarik.

Mulai dari lomba balap karung, lomba membawa kelereng dengan sendok, hingga yang paling ikonik, yakni lomba makan kerupuk. Ya, lomba makan kerupuk telah menjadi salah satu perlombaan legendaris yang tak boleh terlewatkan dalam perayaan 17-an. Tak cuma diikuti oleh anak-anak saja, banyak orang dewasa yang juga berpartisipasi dalam lomba tersebut.
Lomba makan kerupuk

Para peserta berlomba-lomba untuk melahap kerupuk yang digantung di seutas tali, dan tak diperbolehkan menyantapnya dengan tangan, hanya mengandalkan mulut dan lidah saja. Letak kerupuk yang biasanya digantung di posisi lebih tinggi dari mulut tak jarang membuat kesulitan untuk menggigitnya. Apalagi, kerupuk juga kerap lolos saat hendak ‘dicaplok’.

Kira-kira, adakah tips tertentu untuk bisa memenangkan lomba makan kerupuk di perayaan 17-an?

Menurut Novi (23), salah satu peserta yang rutin mengikuti lomba makan kerupuk setiap tahunnya, konsentrasi tinggi dan fokus sangat diperlukan saat hendak menggigit kerupuk yang digantung. Terkadang, keriuhan dari para pendukung lomba membuat kita sulit untuk fokus dan menggagalkan upaya kita saat menggapai kerupuk.

“Kuncinya sabar dan fokus. Biasanya karena kehebohan para pendukung, konsentrasi kita jadi hilang dan sulit untuk menggigit kerupuk,” ungkap Novi.

Ia juga mengungkapkan, salah satu trik yang ia lakukan adalah dengan menempelkannya di bibir bawah menggunakan lidah untuk memudahkan saat menggigitnya.

Lain halnya dengan Adi yang kerap memenangkan lomba makan kerupuk. Untuk dapat menjadi pemenang, salah satu kuncinya adalah harus tetap mendongakkan kepala dan mempercepat tempo kunyahan.

“Supaya bisa menang (lomba makan kerupuk), harus betah mendongakkan kepala meskipun pegal, dan yang pasti mengunyah kerupuknya juga harus cepat,” terang Adi.

Senada dengan saran tersebut, Tyas, peserta yang tak pernah absen dalam perlombaan makan kerupuk tahunan juga menyarankan untuk terus mengunyah saat kerupuk berhasil tertangkap. Dan, jangan sampai kerupuk tersebut sampai terlepas.

“Pokoknya kalau kerupuk sudah berhasil digigit, jangan sampai lepas dan terus dimakan hingga habis,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.