Berbekal Pengalaman 25 Tahun Pimpin Perusahaan, Syamsul Arivin Siap Pimpin Inkindo Pusat

oleh -162 views

Berbekal segudang pengalaman serta dukungan dari beberapa Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP Inkindo) se Indonesia. Syamsul Arifin yang saat ini mengemban Ketua DPP Kalsel mencalonkan diri menjadi bakal calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Nasional Konsultan Indonesia.

Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) akan menggelar musyawarah nasional yang salah satu agendanya memilih ketua umum yang baru. Musyawarah Nasional Inkindo 2018 akan digelar pada 22 November mendatang di Semarang.

Perhelatan itu tampaknya direspon Ketua DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Kalimantan Selatan Ir H Syamsul Arivin MP  yang banyak didukung agar putra banua ini mengajukan diri sebagai calon ketua Umum  Dewan  Pengurus Nasional Ikatan Nasional Konsultan Indonesia periode 2018-2022.

“Kita telah memilih kehidupan sebagai konsultan, membuat kita memahami, meresapi, mengalami pasang surut dan merasakan denyut nadi perusahaan konsultan. Di daerah, saya memimpin perusahaan konsultan dalam skala kecil hingga berkembang  dalam skala nasional dan internasional,” katanya  Rabu (1/8).

Ivin panggilan akrabnya mengatakan, pengalaman memimpin perusahaan selama 25 tahun dan DPP Inkindo Provinsi Kalsel dalam periode kedua ini, serta didukung pengalaman diberbagai organisasi profesi,  mendorong saya untuk mengabdikan sisa hidup memimpin Inkindo secara nasional, guna menegakkan harkat, kehormatan serta kesejahteraan  bersama .

“Dengan rendah hati berbekal kebersamaan dan rasa senasib sepenanggungan, saya mohon doa restu dan dukungan untuk mempercayakan Ketua Umum DPN Inkindo periode 2018-2022 kepada Syamsul Arivin,” tuturnya.

Menurut Ivin makna dari Ivin adalah  I = Integritas, V = Visioner, I = adalah Inovatif, N = Nasionalis. Tiga strategi Ivin untuk Inkindo Berjaya. Stategi yang pertama akan diterapkan demi anggota berjaya yakni Inkindo Incoorporated (Permodalan), mendorong spesialisasi  dan meningkatkan kualitas layanan, memperluas pasar baru dan pasar non pemerintah serta mengembangkan pasar non konstruksi.

“Stategi yang kedua, membangun IT System, menerapkan LEVI System, menggalakkan sponsorship, mendorong terbitnya aturan yang berpihak pada konsultan lokal, pengaturan etika bekerja lintas provinsi,” katanya.

Ivin menegaskan, strategi yang ketiga  mendorong terbitnya undang-undang jasa dan konsultasi dan aturan yang berpihak pada konsultan kecil, peningkatan  kapasitas advokasi  anggota, mempererat hubungan internasional, memperkuat kelembagaan Inkindo, pembentukan tim pakar dari berbagai bidang keahlian dan peningkatan pengabdian masyarakat.

“ Puncaknya goal yaitu kesempatan berusaha (broadening opportunities), kehormatan dan kesetaraan (dignity and  equality),” ujarnya mantap.

rel/ang

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.