Home Berita Bank Indonesia Kalsel Dorong SP2D Online Diterapkan di Semua Pemkab di Kalsel

Bank Indonesia Kalsel Dorong SP2D Online Diterapkan di Semua Pemkab di Kalsel

5 min read
0
0
22

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan Herawanto mengapreasiasi, langkah Pemkab Tanah Bumbu yang menerapkan sistem layanan online Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang pertama di Kalsel.

Dimana sistem tersebut merupakan bagian dari elektronifikasi transaksi pemerintah daerah dan tekad pemerintah secara nasional. Yang merupakan salah satu misi Bank Indonesia menjadi lembaga yang mampu mewujudkan sistem pembayaran yang aman, efisien dan lancar dan mendorong sistem keuangan nasional bekerja secara efektif dan efisien, dicanangkanlah suatu kegiatan elektronifikasi pembayaran berupa Gerakan Nasional Non Tunai/GNNT.

“Lewat sistem layanan online yang terintegrasi perbankan akan semakin meningkatkan keamanan transaksi keuangan yang aman, nyaman dan cepat ,” katanya usai acara launching penandatanganan perjanjian kerjasama Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang pertama di Kalsel dan elektronik smart di Aula Bersujud Batulicin Tanah Bumbu, Senin (16/7).

Kata Herawanto, sistem SP2D yang sudah dikembangkan diharapkan juga diterapkan di seluruh daerah di Kalsel. “Dukungan kita tersebut sebagai wujud penguatan sistem pembayaran yang aman, efisien dan lancar yang berkontribusi terhadap perekonomian, stabilitas moneter dan stabilitas sistem keuangan di Kabupaten Tanah Bumbu,”

Menurut Herawanto, Bank Indonesia mendorong upaya Pemkab Tanbu melakukan elektronifikasi di berbagai sektor. BI tentu akan memperkuat elektronifikasi yang disinergikan dengan berbagai program pemerintah daerah dan mendukung upaya meningkatkan efisiensi dan tata kelola transaksi keuangan pemerintah pusat dan daerah.

Ketua Bidang Akuntabilitas Pemda BPKP Kalsel Sujalma juga memberikan apresiasi, terhadap langkah Pemkab Tanbu dengan sistem layanan berbasis online. Bahkan Pemkab Tanbu masuk 10 besar nasional yang menerapkan E-Sakip adalah aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah secara elektronik (E-SAKIP) yang bertujuan untuk memudahkan proses pemantauan dan pengendalian kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanbu dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan kinerja SKPD pada khususnya dan kinerja Pemerintah Kabupaten Tanbu.

“BPKP Kalsel tentu saja memberikan apresiasi yang sudah dilakukan Pemkab Tanbu, semoga bisa ditiru daerah lainnya di Kalsel,” katanya.

Kata Sujalma, Pemkab Tanbu dinilainya daerah paling inovatif di Kalsel yang sudah menerapkan sistem online seperti simda pemdapatan, dll. Seperti halnya, SP2D online merupakan inovasi dalam sistem pengelolaan keuangan daerah yang mengintegrasikan Sistem pembuatan SP2D online dengan SIMDA keuangan yang dikembangkan oleh BPKP.

“Manfaat dari implementasi SP2D online ini antara lain Pemda dapat memantau kondisi keuangan Kas Daerah terkini secara real time melalui rekening koran dan monitoring terhadap Rekening Kas Umum Daerah di Bank yang dapat dilakukan secara online dari Kantor Kas Daerah dan sekaligus pula mendukung suksesnya penyelenggaraan transaksi non tunai,” paparnya.

Guna menunjang layanan ini Pemkab Tanbu digandeng Bank Kalsel untuk menerapkan layanan SP2D online. Hadir pada acara tersebut, Sekda Pemkab Tanbu Rooswandi Salem, Kepala Fungsi Analisis Sistem Pembayaran Keuangan Inklusif dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia Michael Tambayong, Asisten Analis Fungsi Analisis Sistem Pembayaran Aldila Wira Nugraga, Kepala Divisi Dana dan Treasury Bank Kalsel Fakhrudin, Kepala Cabang Bank Kalsel Tanbu M Hanafi.

rel/mhs

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Polsek Jorong Rutin Lakukan Pengaturan Lalu Lintas

Polsek Jorong secara rutin setiap pagi hari melakukan Pengaturan arus lalu lintas di setia…