oleh

Bidhumas Polda Kalsel Jadi Nara Sumber Seminar Anti Hoax Bersama LSM Gepak Kalsel

-Berita, Kalsel, Polisi-286 Dilihat

Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Kepengurusan Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (Gepak) Kalimantan Selatan menggelar seminar sehari anti hoax dan pelatihan jurnalistik di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (30/6). Beberapa nara sumber ditampilkan pada kegiatan yang diikuti perwakilan perguruan tinggi baik negeri dan swasta di Kota Banjarmasin berjalan lancar.

Kasubbid Penmas Humas Polda Kalsel Kompol Parwita menjadi nara sumber yang menjadi pembicara pertama. Dalam penyampaiannya, memaparkan sejumlah kasus hoax yang telah ditangani kepolisian.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan Polri, juga Polda Kalsel punya patroli cyber yang terus bekerja setiap waktu. Polisi mengungkap siapa pertama yang mengunggah di media sosial dan siapa saja yang menyebarkannya.

Kompol Parwita mengingatkan dalam pelaksanaan pilkada jangan membawa politik identitas, di mana isu ini menjadi isu yang sangat sensitif. Seperti isu agama, ras, suku.

Pembicara selanjutnya Dosen FISIP ULM Banjarmasin Sri Astuty MSi membawakan materi soal generasi digital, dan mengupas soal ciri-ciri hoax dan upaya menangkalnya. Persoalan dunia maya dikupas secara detail dari sudut pandang akademik.  Sementara Ketua Gepak Kota Banjarmasin Anang Misran Hidayatulah memberikan pandangan bahwa generasi muda harus ikut melawan hoax, karena dampak yang ditimbulkan dengan adanya berita hoax rentan menjadi perpecahan dan disintegrasi bangasa.”Hoax harus dilawan dan jangan dibiarkan berkembang dan dimanfaatkan pihak yang kurang bertanggung jawab,” katanya.

Usai materi dan tanya jawab, dilakukan penyerahan piagam pada para peserta kemudian dilanjutkan dengan deklarasi anti hoax.  Moderator dalam kegiatan ini yakni Anang Fadhilah yang juga Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalsel

hss

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.