Home Berita Gairahkan Wisata Kalsel, Lewat Gerakan Sadar Wisata

Gairahkan Wisata Kalsel, Lewat Gerakan Sadar Wisata

4 min read
0
0
37

Upaya Pemprov Kalsel menggerakkan dan menghidupkan sektor pariwisata di Kalsel harus didukung semua pihak. Untuk itu, objek wisata yang dimiliki harus dikelola dan dipelihara dengan baik dan profesional. Selain itu, pemerintah daerah diminta konsisten untuk mewujudkan rencana besarnya mengembangkan sektor wisata.

Harapan ini disampaikan Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PD Muhammadiyah Kalsel H Hesly Junianto SH MH. Upaya menjual aset wisata, kata Hesly, harus ada sikap konsisten yang dilakukan, jangan sampai program wisata hanya sebatas retorika tanpa makna.

“Harus diwujudkan dan dipersiapkan dengan baik. Semuanya mesti seiring dan saling menunjang. Jangan sampai promosi begitu gencar dilakukan taoi disatu sisi, lokasi objek wisata masih kumuh,sarana prasarana banyak yang rusak dan akomodasi kurang memadai,” katanya, Sabtu (21/4/2018).

Kata Hesly, jika digali dan dikembangkan, ada puluhan bahkan ratusan destinasi wisata di Kalsel yang bisa dikemas dan dijual, mulai ujung Kabupaten Tabalong, hingga di kepulauan Kotabaru. Masih banyak objek menarik yang bisa dikembangkan.

“Pemprov Kalsel Harus berani membuat gebrakan baru agar menjadi pusat perhatian. Untuk membuat event yang unik dan belum ada di daerah lain bisa dibuat agar orang mau berkunjung ke Kalsel. Jika monoton dan itu-itu saja mana mau orang melancong ke Kalsel, jadi mesti ada event wisata yang unik dan menantang,” paparnya.

Penyebab enggannya turis berwisata ke Kalsel, kata Hesly, selain soal prasarana dan sarana yang belum layak. Juga faktor, objek wisata yang ditawarkan kurang menarik terkesan monoton. Ini tantangan bagi instansi terkait untuk bisa membuat destinasi yang bisa memiliki daya pikat.

Hesly memberikan gambaran, Jember Fashion Festival yang awalnya hanya merupakan event lokal, tapi karena terus digelar secara periodik sehingga menjadi ikon baru Jember dan ditiru berbagai daerah. Juga kegiatan di Bandung, Malang serta kota lainnya, terus menggali wisata unik dengan selera kekinian. “SDA Kalsel yang melimpah bisa dikemas dengan menjadi sajian wisata alam yang menantang tapi harus dicari keunikannya,” ujarnya.

Helsy juga berharap, pemerintah daerah juga mesti konsisten dengan program yang akan dibuatnya tentang wisata. Jangan sampai event hanya dibuat hanya parsial atau tempo-tempo ada, setelah itu hilang. Jika hal itu dilakukan, sama saja hanya menghambur-hamburkan anggaran tanpa memiliki dampak bagi masyarakat.

Selain itu, kata Hesly, guna menggairahkan wisata Kalel, perlu ada gerakan sadar wisata, untuk mendukung peningkatan kunjungan di sejumlah obyek wisata andalan di kota/kabupaten di Kalsel. “Dengan adanya gerakan sadar wisata akan tercipta Sapta Pesona Wisata yang meliputi, aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan,” paparnya.

rel/hms

 

Saat ini Kalsel memiliki objek wisata yang menarik tapi perlu dikemas lebih unik dan menantang, bamboo rafting Loksado, kerbau rawa Amuntai, wisata alam Kiram Banjar, pantai Pagatan, Takisung, perlu juga ada wisata hutan alam Kalsel. “Semuanya perlu dipoles agar jadi pikat wisatawan,” paparnya.

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Gencar Diberikan Antisipasi Covid-19

Guna mewujudkan Adaptasi Kebiasaan Baru jajaran Polres Tanah Laut melakukan sosialisasi ke…