Home Kesehatan Duta Gizi JAPFA Foundation Edukasi Pola Hidup Gizi Seimbang

Duta Gizi JAPFA Foundation Edukasi Pola Hidup Gizi Seimbang

11 min read
0
0
160

Banjarmasin – Duta Gizi JAPFA Foundation, Maria Harfanti, mendesak para pemangku kepentingan baik dari bidang sains/akademis, sosial-ekonomi dan industri kreatif, agar turun tangan dalam berbagai macam problematika gizi di Indonesia. Problematika gizi di Indonesia bisa diatasi, antara lain, dengan mengajak masyarakat konsumsi makanan sehat.

 

Siaran pers yang diterima mediabanjarmasin, menyebutkaan desakan tersebut disampaikan Maria Harfanti yang juga Miss Indonesia 2015 sekaligus runner-up II Miss World 2015, dalam talkshow bertajuk “Wagas Baimbai Wan Pola Hidup Gizi Seimbang”, Sabtu (27/1/2018). Dalam talkshow tersebut hadir pembicara lainnya, yakni, Rosihan Anwar, S.Gz, MPH, yang merupakan ahli gizi yang berdomisili di Banjarmasin, dan Muhammad Arifin, seorang pelaku kewirausahaan sosial, yang merupakan pendiri Yayasan Rumah Kreatif di Banjarmasin. Pada kesempatan ini, hadir  Camat Bati Bati  Haji Hasjudin dan Sekretaris  Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut.

 

Maria Harfanti berharap keterlibatan para pemangku kepentingan problematika gizi lebih cepat diatasi dan dituntaskan. Dengan demikian, tidak akan ada lagi sekelompok masyarakat maupun yang tinggal di daerah pelosok, yang tidak mampu mengkonsumsi makanan sehat.

 

Jika tidak diatasi segera, tambah Maria Harfanti, problematika gizi menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan generasi muda Indonesia. “Kalau sejak usia dini tidak konsumsi makanan sehat ditambah pola hidup gizi buruk bagaimana masa depan mereka dan masa depan kita semua,”tambahnya.

 

Sementara Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo, mengatakan, mulai tahun 2018, Maria Harfanti, sebagai Duta Gizi JAPFA Foundation, akan lebih berperan sebagai kolaborator dengan para pemangku kepentingan dan pemerintahan. Tugas Duta Gizi ini juga meliputi menggerakkan para pemangku kepentingan dan pemerintahan yang terlibat untuk lebih mengarahkan kepada kepentingan akses untuk gizi masyarakat Indonesia yang lebih baik.

 

“Selain membawakan topik mengenai pola hidup gizi seimbang, JAPFA Foundation juga mengangkat tema mengenai pengalaman beserta dampak positif yang telah ditimbulkan terkait usaha/gerakan kewirausahaan sosial yang telah dilakukan oleh salah satu pembicara. Hal ini didasari oleh fokus JAPFA Foundation yang meyakini bahwa kewirausahaan sosial merupakan pendekatan yang dinilai dapat menjadi pendorong perekonomian masyarakat agar lebih baik, namun juga sekaligus menjadi solusi masalah kesehatan. Kesempatan berbagi pengalaman oleh pelaku kewirausahaan sosial ini juga dinilai dapat memberikan ide/inspirasi bagi para peserta Talkshow untuk mulai mencanangkan konsep kewirausahaan sosial di berbagai bidang,”papar Andi Prasetyo.

 

JAPFA Foundation Principals Sharing Network (PSN) 2018

 

Dalam kunjungannya ke Banjarmasin, JAPFA Foundation tidak hanya memperkenalkan Duta Gizi, Maria Harfanti, tapi juga mengadakan kembali forum pertemuan kepala-kepala sekolah binaan dan mitra JAPFA Foundation tahun 2018. Kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini disebut JAPFA Foundation Principals Sharing Network (PSN) 2018 dengan tema Kewirausahaan Sosial dimulai dari Sekolah. JAPFA Foundation Principals Sharing Network (PSN) 2018 dilaksanakan 29-30 Januari 2018.

 

Sebagai salah satu fokus dalam pengembangan program-program pendidikan berbasis kewirausahaan sosial, JAPFA Foundation merasa berkewajiban untuk mendukung setiap sekolah binaan dan mitra kerjanya dalam melahirkan para lulusan yang tidak hanya memiliki daya saing dan sikap profesionalisme kerja yang tinggi, namun juga memiliki kepekaan terhadap permasalahan sosial di sekitarnya.

 

“Pendidikan kewirausahaan sosial di sekolah yang diinisiasi mulai dari pendidikan paling dasar, pendidikan menengah hingga pendidikan lanjutan selain akan melahirkan para lulusan yang berjiwa dan berperilaku wirausaha sosial juga akan menciptakan lingkungan masyarakat yang berperilaku sama. Hal ini menjadi bentuk kontribusi sosial sekolah kepada masyarakat yang menaunginya yang dampak berkelanjutannya akan mendukung sistem pendidikan dan pembelajaran di sekolah tersebut semakin berkembang dan maju,” pungkas  Andi Prasetyo.

 

Pada pertemuan PSN 2018 kali ini, SMK SPP Negeri Pelaihari akan menjadi tuan rumah yang dihadiri oleh 17 Kepala Sekolah Binaan dan mitra JAPFA Foundation. Sekolah Binaan tersebut yakni SDN Segoroyoso, SDN 54 Peurada Aceh, SDN 06 Batang Anai, SDN 06 Pasir Jambak Padang, Pesantren Modern Al Barokah Simalungun, SMK Farming Pati, SMK Hasanudin Kandang Haur Indramayu, SMK Negeri 01 Cangkringan,     SMK Negeri 01 Kalibagor, SMK Negeri 01 Plosoklaten, SMK Negeri 02 Purbalingga, SMK Negeri 02 Subang, SMK PP Putra Jaya Stabat, SMKN 4 Sidenreng Rappang, SMKN 1 Tambolaka, SMKN 1 Negerikaton Pesawaran dan   SMKN 2 Negara Denpasar.

 

JAPFA Foundation turut mengundang Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H Abdul Haris, dan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Drh. Suparmi, sebagai Keynote Speaker pada kegiatan ini. Adapun para narasumber yang diundang untuk memberikan sesi pada kegiatan ini antara lain adalah:

  1. Head of Program Department of JAPFA Foundation
  2. Head of Unit PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Kalimantan Selatan
  3. Head of JAPFA Foundation
  4. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Selatan
  5. Kepala Bidang Pembinaan SMK Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan
  6. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanah Laut
  7. Kepala Sekolah SMK SPP Negeri Pelaihari (SNAKMA Mobile Service)
  8. Goris Mustaqim – Pendiri ASGAR Muda Foundation
  9. drg. Sandra Fikawati, MPH – Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

 

Melalui JAPFA Foundation Principals Sharing Network 2018, diharapkan para kepala sekolah binaan dan mitra JAPFA Foundation dapat membangun komunikasi yang lebih erat dan berkesinambungan terkait dinamika kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing; sekaligus menjadi kesempatan untuk menentukan rencana aksi untuk menemukan solusi kreatif di sekolah masing-masing dalam implementasi program-program pendidikan agrikultur yang berbasis kewirausahaan sosial.

 

JAPFA Foundation menerapkan prinsip Investasi Sosial dimana setiap program yang akan dilakukan harus direncanakan, diukur, dilaksanakan, dan diawasi sebagai layaknya suatu kegiatan usaha untuk memberikan hasil nyata berupa kemajuan sosial-ekonomi yang diukur melalui berbagai perbaikan, kemajuan, peningkatan mutu di bidang Pendidikan, Gizi dan Kualitas Hidup Kaum Muda; agar mereka mampu memaksimalkan potensi yang mereka miliki, untuk kemudian bangkit berprestasi, memajukan keluarga mereka dan akhirnya meningkatkan kualitas masyarakat dimana mereka tinggal. (*)

 

 

Tentang JAPFA Foundation

 

Didirikan di Bulan Maret tahun 2015, Yayasan milik PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk ini memiliki visi “Memaksimalkan potensi Kaum Muda melalui bidang Pendidikan, Gizi dan Olah Raga.”

Untuk menerapkan dan mewujudkan Motto JAPFA yaitu “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama” JAPFA Foundation mengemban amanah untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi JAPFA diimbangi dengan kemajuan sosial ekonomi dari masyarakat sekitar. Dalam rangka mencapai hal ini, Kaum Muda menjadi fokus utama karena mereka adalah salah satu factor penting dan juga aspek paling potensial dalam menggerakkan masyarakat untuk maju.

JAPFA Foundation menerapkan prinsip Investasi Sosial dimana setiap program yang akan dilakukan harus direncanakan, diukur, dilaksanakan, dan diawasi sebagai layaknya suatu kegiatan usaha untuk memberikan hasil nyata berupa kemajuan sosial-ekonomi yang diukur melalui berbagai perbaikan, kemajuan, peningkatan mutu di bidang Pendidikan, Gizi dan Kualitas Hidup Kaum Muda; agar mereka mampu memaksimalkan potensi yang mereka miliki, untuk kemudian bangkit berprestasi, memajukan keluarga mereka dan akhirnya meningkatkan kualitas masyarakat dimana mereka tinggal.

 

Tentang PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk

JAPFA adalah perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia yang memiliki lini bisnis produksi pakan ternak, pembibitan dan penggemukan hewan ternak, budidaya perairan serta produksi vaksin hewan. JAPFA akan terus menunjukkan pengabdian bagi bangsa Indonesia untuk mencapai visi perusahaan yaitu “Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama.”

 

rel/titin

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Check Also

Selamatkan Rakyat dari Covid-19, Kapolri Minta Jajaran Terus Edukasi Soal Larangan Mudik

Polda Kalsel, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan beberapa pejabat n…