Home Politik Alumni Gerakan 212 Menaruh Harapan pada Koalisi Prabowo

Alumni Gerakan 212 Menaruh Harapan pada Koalisi Prabowo

3 min read
0
0
219

Koalisi umat demi menghadapi Pemilu 2019 tampaknya benar-benar tengah dipersiapkan. Gerakan 212 dijadikan landasan bersatunya umat Islam terjun ke dunia politik praktis. Koalisi Gerindra, PKS dan PAN yang diharapkan menjadi kendaraan politik presidium alumni 212.

Bahkan, Presidium 212 telah menunjuk Ansufri Idrus Sambo sebagai ketua di Garda 212. Garda ini yang nantinya akan membuka ruang bagi para alumni 212 yang ingin terjun ke politik praktis. Caranya, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, bertarung di Pemilu 2019.

Tim seleksi nantinya akan bekerja berdasarkan kapasitas, elektabilitas dan kualitas si Caleg. Kemudian nantinya, akan direkomendasikan kepada koalisi Gerindra, PAN dan PKS.

“Kami libatkan kapasitas, integritas, elektabilitas kalau sudah memungkinkan nama-nama itu akan kami ajukan. Sehingga alumni 212 dapat ikut bela kepentingan umat,” ujar Sambo.

garda 212 gelar jumpa pers di Jakarta ©2018 Merdeka.com/ronald

Sekretaris Jenderal Garda 212, Hasri Harahap, menambahkan, tujuan dari Garda 212 ini adalah untuk perjuangan umat muslim.

“Ini untuk memperjuangkan kader muslim agar dapat tempat di DPR,” ujar Hasri.

Gerindra, PKS dan PAN memang tengah memperkuat foundasi koalisi jelang Pemilu 2019. Koalisi umat dimulai dengan bersama menghadapi Pilkada serentak 2018. Meskipun tak di semua daerah, tapi partai pimpinan Prabowo Subianto, Zulkifli Hasan dan Sohibul Iman ini bersatu di Pilkada lima provinsi. Di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Maluku Utara. Ketiganya sepakat bahwa koalisi ini dilakukan untuk bersiap menyambut Pemilu 2019.

Pertemuan petinggi Gerindra-PKS-PAN bahas Pilkada 2018 ©2017 Humas DPP PKS

Tak cuma di tingkat provinsi, khususnya Gerindra dan PKS terlihat sangat solid juga di Pilkada tingkat kabupaten kota yang menggelar elektoral pada 2018 ini. Sebut saja, Banyumas, Kudus, Magelang dan kota Tegal, partai pimpinan Prabowo Subianto dan Sohibul Iman ini tak terpisahkan.

“Semua masih bisa berubah menjelang 2019, tapi yang terdekat PKS sudah membangun koalisi di Pilkada 5 gubernur dengan Gerindra dan PAN,” kata Wasekjen PKS, Mardani Ali Sera saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (12/1).

Harapan Garda 212 mendapat ruang untuk bertarung di Pemilu Legislatif 2019 diamini oleh Wasekjen Gerindra, Andre Rosiade. Menurut dia, Gerindra sangat menghormati keinginan para ulama, kiai untuk ikut berpartisipasi dalam Pileg 2019.

“Kita tentu menghargai dan mengapresiasi aspirasi dari Ulama, rekomendasi tentu kami perhatikan,” kata Andre saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (13/1).

Load More Related Articles
Load More By admin
Load More In Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Check Also

Danrem 101/Antasari Berikan Briefing Latihan Pratugas Satgas BKO Apter Wilayah Papua

Banjarbaru –  Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, memberikan briefin…